Pada perdagangan semalam (21/11) bursa Amerika ditutup menguat. Indeks DJIA menguat 48,38 poin atau +0,38% ke level 12836,89, indeks Nasdaq menguat 9,87 poin atau +0,34% ke 2926,55 dan indeks S&P juga menguat 3,22 poin atau +0,23% ke level 1387,81. Kenaikan bursa AS di dorong oleh membaiknya sejumlah data ekonomi seperti Klaim Tunjangan Pengangguran Mingguan turun menjadi 410,000 dari sebelumnya 439,000, indeks PMI naik menjadi 52,4 melewati level 50 sebagai indikasi adanya ekspansi serta meningkatnya Sentimen Konsumen menjadi 82,7. Hal ini mencerminkan pemulihan ekonomi di AS. Wall Street akan tutup kamis ini menyambut libur Thanksgiving dan Jumat akan di buka setengah hari menyambut Black Friday. Dari Eropa, Pertemuan Menteri keuangan Uni Eropa pada Selasa kemarin gagal menyepakati pemberian dana lanjutan untuk Yunani. Pertemuan akan kembali diadakan pada Senin pekan depan untuk mencoba mencapai kesepakatan akhir.
Pada perdagangan hari ini IHSG kami perkirakan akan bergerak mixed dengan cenderung menguat. Membaiknya sejumlah data di AS serta dibayangi oleh ketidakpastian masalah bailout Yunani menjadi katalis pergerakan IHSG hari ini. Secara teknikal, IHSG membentuk pola white lower hammer. Indikator MACD bergerak menurun dengan histogram positif dan indikator momentum menunjukan momentum positif. Kami perkirakan IHSG bergerak pada kisaran support 4285 - 4350 resistance.
(ang/ang)











































