Jakarta - Bergerak fluktuatif IHSG menguat tipis 4.9 poin pada penutupan perdagangan Rabu 21/11. Penguatan indeks didorong mayoritas pasar saham Asia yang hari kemaren ditutup positif. Namun sejumlah isu negatif dari Amerika dan Eropa menahan laju indeks sehingga hanya mampu menguat tipis 0.11% ke level 4317. Sektor konsumsi memimpin penguatan dengan kenaikan 1.06% meskipun mayoritas sektor masih berada di zona merah. Sektor pertanian melemah paling besar -0.98% diikuti sektor industri dasar -0.22% dan sektor konstruksi -0.20%. Penguatan indeks juga hanya diikuti 114 saham yang naik sedangkan 133 saham dalam posisi turun dan sisanya 93 saham stagnan. Perdagangan hari kemaren tidak terlalu ramai, total transaksi mencapai 3.96 triliun dengan jumlah volume saham sebanyak 4.33 miliar lot saham dan frekuensi transaksi mencapai 118 ribu kali.
Peluang IHSG untuk melanjutkan penguatan sangat terbuka seiring pergerakan positif bursa global. Bursa saham Wall Street membukukan kenaikan menjelang hari libur Thanksgiving besok setelah Israel dan fraksi Hamas Palestina mencapai kesepakatan gencatan senjata. Indeks Dow Jones naik 48,38 poin atau 0,38 % pada level 12.836,89. Indeks harus tembus level 4332 agar berubah tren menjadi tren naik. Indikator MACD maupun Stochastic tetap dalam pergerakan downtrend. Indeks diperkirakan bergerak ke kisaran 4270 hingga 4330 dengan mencermati saham UNVR, PGAS, MITI dan WIKA.
(ang/ang)