Sebagian besar Bursa Asia ditutup menguat pada perdagangan kemarin, sentimen negatif dari Amerika mengenai Fiscal Cliff dan Eropa masih membayangi pergerakan bursa Asia. Hangseng naik signifikan akibat adanya isu bahwa Cina akan menurunkan giro wajib minimum perbankan, Hangseng naik 296,08 point ke level 21.524,36 (+1,39%), STI naik 1,48 point ke level 2.960,30 (+0,05%) Nikkei naik 79,88 point ke level 9.222,52 (+0,87%) dan Kospi turun 6,14 point ke level 1.884,04 (-0,32%).
Bursa Eropa ditutup menguat pada perdagangan kemarin setelah Angela Merkel menyatakan bahwa kesepakatan bailout akan tercapai dalam pertemuan Eurogroup hari senin dan Jerman setuju dengan pinjaman bunga rendah bagi Yunani, FTSE naik ke level 5.752,03 (+0,07%), DAX naik ke level 7.184,71 (+0,16%) dan CAC naik ke level 3.477,36 (+0,44%).
Jelang libur Thanksgiving Pasar saham Wall Street ditutup menguat pada perdagangan kemarin. Data perekonomian AS yang mixed membatasi penguatan bursa. Dow Jones naik ke level 12.836,89 (+0,38%), Nasdaq naik ke level 2.926,55 (+0,34%) dan S&P 500 naik ke level 1.391,03 (+0,23%).
Hari ini perdagangan di Bursa Indonesia diprediksi cenderung bergerak menguat, optimisme Senator Demokrat yang menyatakan jurang fiskal dapat diatasi dan pernyataan Angela Merkel bahwa kesepakatan akan terbentuk pada pertemuan hari senin depan menjadi sentimen positif bagi bursa. IHSG akan bergerak di level 4.300- 4.335.
(ang/ang)











































