Minyak light sweet diperdagangkan di level US$87 per barel di New York ditengah menurunnya cadangan minyak US dan membaiknya indeks manufaktur China.
IHSG kemarin (22/11) ditutup naik 18,65 poin (+0,43%) ke level 4.335,93 dengan asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp144,07 miliar dengan saham yang paling banyak beli a.l. GGRM, TLKM, BMTR, PGAS, dan LPKR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, kenaikan IHSG mengindikasikan bahwa IHSG akan tetap melanjutkan kenaikannya, dengan melihat teknikal indikator MACD yang berpeluang Golden Cross dan RSI yang Bullish.
Pada perdagangan hari ini (23/11) IHSG diperkirakan akan di kisaran 4,292-4,385 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. INDF, PTBA, dan UNVR.
(etr/ang)











































