Waterfront Securities: IHSG Berpotensi Menguat

Waterfront Securities: IHSG Berpotensi Menguat

- detikFinance
Jumat, 23 Nov 2012 08:18 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Kamis 22 November 2012 ditutup menguat 0,43% pada level 4335. Sektor konsumer menyumbangkan kenaikan terbesar. Investor asing melakukan net buy senilai IDR144,6 miliar. Bursa Wall Street pada perdagangan semalam tutup libur Thanksgiving Day. Sedangkan perdagangan nanti malam akan berlangsung hanya setengah hari karena menyambut Black Friday, yaitu dimulainya musim belanja liburan sehari setelah Thanksgiving Day. Sementara itu indeks bursa Eropa ditutup menguat yang dipicu oleh data manufaktur China yang menunjukkan adanya ekspansi untuk pertama kalinya sejak 13 bulan terakhir. Data PMI China yang dirilis oleh HSBC dan Markit Economics menunjukkan survey awal indeks manufaktur berada pada level 50,4 untuk bulan November. Hal ini menambah indikasi bahwa perekonomian China mengalami rebound setelah selama tujuh kuartal mengalami perlambatan. Pada bulan Oktober, indeks PMI China masih berada pada level 49,5. Sedangkan indeks manufaktur area euro pada bulan November masih mengalami kontraksi pada level 46,2, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang berada pada level 45,4 dan lebih tinggi dibandingkan dengan estimasi yang berada pada level 45,6. Sementara itu kemarin Spanyol melakukan lelang obligasi sebesar 3,88 miliar euro untuk obligasi yang jatuh tempo pada tahun 2015, 2017 dan 2021. Yield rata-rata obligasi dengan tenor tiga tahun pada lelang itu sebesar 3,617%, lebih rendah dibandingkan dengan lelang sebelumnya yang sebesar 3,66%. Euro menguat terhadap dollar AS yang didorong oleh optimisme pencairan dana bantuan untuk Yunani akan disetujui. Kegagalan terjadinya kesepakatan pada pembicaraan para menteri keuangan area euro di Brussels pada 20 November lalu, mendorong optimism akan tercapainya kesepakatan pertemuan Senin depan. Indeks Harga Saham Gabungan hari ini diperkirakan menguat. IHSG diperkirakan bergerak pada kisaran 4280 — 4350. Rekomendasi saham: INCO, PGAS, BBCA.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads