Mega Capital: Indeks Fluktuatif, Cenderung Menguat

Mega Capital: Indeks Fluktuatif, Cenderung Menguat

Mega Capital - detikFinance
Jumat, 23 Nov 2012 09:58 WIB
Mega Capital: Indeks Fluktuatif, Cenderung Menguat
Jakarta - IHSG terangkat data manufacture China. Naiknya data manufacturing China menjadi katalis positif bagi pasar regional, termasuk pasar saham Indonesia. Pada perdagangan kemarin IHSG ditutup naik +0.43% ke level 4,335 dengan penguatan terutama ditopang oleh sektor Barang Konsumsi (+2.36%), Properti (+0.97%) dan Manufaktur (+0.95%). Sementara itu tiga sektor yang mengalami penurunan adalah sektor Pertambangan (-1.15%), Industri Dasar (-0.82%) dan Perkebunan (-0.12%). Adapun saham yang menjadi indeks leader adalah saham GGRM (+6.6%), BMRI (+1.2%) dan ASII (+0.6%). Sementara itu, saham yang menjadi index laggard adalah BYAN (-11.4%), SMGR (-1.7%) dan BBRI (-0.7%). HSBC/Markit kemarin merilis data preliminary PMI Manufacturing China yang naik ke level 50.4 dari bulan sebelumnya di 49.5, atau pertama kalinya dalam 13 bulan terakhir PMI Manufacturing China menunjukan tanda tanda ekspansi. Indeks MSCI Asia Pacific kemarin ditutup naik +0.8% sementara indeks Nikkei 225 +1.1%, Kospi +0.8% dan Hang Seng +0.4%.

Pasar saham Eropa menguat. Kenaikan data manufaktur China tidak hanya berdampak di pasar regional, namun juga membuat pasar saham Eropa menguat. Pada perdagangan kemarin indeks FTSE 100 ditutup naik +0.68% sementara indeks DAX +0.84% dan CAC 40 +0.60%. Dari data ekonomi zona Euro, PMI Manufacturing Eropa di bulan November naik ke level 46.2 dari 45.4 sementara PMI Services melemah ke level 45.7 dari sebelumnya 46. Masih tertundanya pemberian dana talangan kepada Yunani serta deadlock yang dialami para pemimpin Eropa dalam menentukan anggaran 2014-2020 membuat tingkat kepercayaan konsumen turun menjadi –26.9 dari bulan sebelumnya di level –25.7.

Indeks Fluktuatif, Cenderung Menguat (Range 4,310β€”4,355). IHSG kembali ditutup menguat pada perdagangan kemarin melanjutkan penguatan yang terjadi sehari sebelumnya, hingga saat ini indeks masih berada pada masa konsolidasi dan berpeluang untuk kembali bergerak menguat menuju/menguji resistance level terdekat di 4,355, stochastic mengindikasikan terjadinya golden cross yang mendukung adanya peluang penguatan, sementara RSI juga mulai bergerak keluar dari wilayah oversold, namun jika indeks berbalik melemah kemungkinan dapat menguji 4,310. Hari ini diperkirakan indeks kembali bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads