Mega Capital: Indeks Diperkirakan Mix to High

Mega Capital: Indeks Diperkirakan Mix to High

Mega Capital - detikFinance
Selasa, 27 Nov 2012 09:46 WIB
Mega Capital: Indeks Diperkirakan Mix to High
Jakarta - IHSG capai rekor tertinggi baru. IHSG membukukan rekor tertinggi baru 26.36 poin (0.61%) di level 4,375.17 dipimpin oleh sektor aneka industri dan consumer goods. Saham BBRI, ASII, TLKM, UNVR dan BMRI menjadi market movers sedangkan saham BDMN, INTP, ITMG, UNTR dan ISAT menjadi market laggard. Investor asing membukukan net sell senilai Rp 65.3 miliar sehingga net trading value untuk tahun perdagangan 2012 mencapai Rp 15.8 triliun. Sementara bursa Asia bergerak bervariasi menjelang pertemuan menteri keuangan zona euro. Indeks Nikkei menguat 0.24% ke 9,388.94 dipicu oleh pelemahan nilai tukar yen, Hang Seng terkoreksi -0.24% ke 21,861.81 dan Strait Times menguat 0.51% ke 3,004.50.

Wallstreet ditutup mixed akibat isu fiscal cliff dan penjualan ritel. Kecemasan akan fiscal cliff serta penjualan ritel menjadi faktor penggerak bursa Amerika. Indeks Dow terkoreksi -0.33% di 12,967.37, Nasdaq menguat 0.33% di 2,*76.78 dipimpin oleh saham eBay dan Apple sedangkan S&P terkoreksi -0.20% di 1,406.29. Investor berharap adanya kesepakatan mengenai pemotongan anggaran dan kenaikan pajak senilai USD 600 miliar yang akan dimulai tahun depan. Saham Target turun 2.6% akibat kecemasan bahwa besarnya diskon akan mengurangi keuntungan yang diperoleh para peritel besar selama musim belanja.

Indeks Diperkirakan Mix to High (Range 4,355β€”4390). IHSG mampu ditutup menguat pada perdagangan kemarin dan kembali membukukan rekor baru di level 4,375, indeks dimungkinkan untuk dapat kembali melanjutkan penguatannya kendati diperkirakan mulai terbatas yaitu menguji resistance level di 4,390, RSI berada pada kecenderungan menguat dan melewati center line, namun stochastic yang tampak mulai memasuki wilayah overbought berpotensi menghambat laju kenaikan indeks yang mana jika berbalik melemah kemungkinan dapat menguji support level di 4,355 hingga 4,330. Hari ini diperkirakan indeks fluktuatif dan cenderung menguat terbatas.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads