Erdikha Sekuritas: Katalis Negatif China Bayangi Pergerakan IHSG

Erdikha Sekuritas: Katalis Negatif China Bayangi Pergerakan IHSG

Erdikha Sekuritas - detikFinance
Rabu, 28 Nov 2012 09:40 WIB
Erdikha Sekuritas: Katalis Negatif China Bayangi Pergerakan IHSG
Jakarta - Isu mengenai pembatasan dan kenaikan harga bahan bakar bersubsidi tekan IHSG pada perdagangan kemarin. IHSG melemah 26,36 point ke level 4.375,17 (+0,61%). Sektor yang mengalami pelemahan antara lain Consumer (-2,20%), Agriculture (-1,21%) dan Manufacture (-1,18%) sedangkan sektor yang mengalami penguatan Property (+0,38%) dan Basic-Industry (+0,34%). Nilai perdagangan tercatat sebesar 4,8 Triliun dengan net sell investor asing sebesar Rp. 251,3 Milyar

Bursa Asia sebagian besar ditutup menguat setelah kreditur YUnani setuju untuk memberikan bantuan dana untuk mengurangi hutang sedangkan pelemahan Hangseng terjadi terkait dengan pemangkasan pertumbuhan ekonomi Cina menjadi 8,5 persen dari 9 persen. Hangseng turun 17,78 point ke level 21.844,03 (-0,08%), STI naik 7,41 point ke level 3.011,91 (+0,25%), Nikkei naik 34,36 point ke level 9.423,30 (+0,37%), Kospi naik 16,69 point ke level 1.925,20 (+0,87%).

Katalis positif tentang kesepakatan menteri keuangan Euro mengenai bailout Yunani antarkan bursa Eropa ke zona hijau pada perdagangan kemarin. FTSE naik ke level 5.799,71 (+0,22%), DAX naik ke level 7.332,33 (+0,55%) dan CAC naik ke level 3.502,13(+0,03%).

Kecemasan masalah fiscal cliff kalahkan data perekonomian AS yang positif, Bursa Wall Street ditutup melemah pada perdagangan kemarin, Dow Jones melemah ke level 12.878,13 (-0,69%), Nasdaq melemah ke level 2.967,79 (-0,30%) dan S&P500 melemah ke level 1.398,94 (-0,52%)

Hari ini perdagangan di Bursa Indonesia diprediksi akan melanjutkan pelemahan terkait dengan adanya isu kenaikan BBM bersubsidi dan pemangkasan pertumbuhan perekonomian Cina oleh OECD akibat adanya indikasi penurunan ekspor Cina. IHSG akan bergerak di level 4.302- 4.368.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads