First Asia Capital: IHSG Minim Insentif Positif

First Asia Capital: IHSG Minim Insentif Positif

- detikFinance
Selasa, 11 Des 2012 08:38 WIB
First Asia Capital: IHSG Minim Insentif Positif
Jakarta - Pergerakan IHSG kemarin cenderung bervariasi dalam rentang 38 poin dan berhasil ditutup di atas level penting 4300 yakni 4302,609 atau menguat tipis 11,813 poin. Pelaku pasar lebih banyak wait and see sebagaimana terlihat dari nilai transaksi di Pasar Reguler yang hanya Rp.3,72 triliun turun dibandingkan rata-rata harian pekan kemarin yang mencapai Rp.4,34 triliun. Asing kembali melakukan penjualan bersih hingga Rp.239,43 miliar, melanjutkan net selling pekan kemarin yang mencapai Rp.1,30 triliun.

Penguatan indeks kemarin seiring dengan penguatan yang terjadi di bursa kawasan Asia menyusul data ekonomi China yang keluar seperti pertumbuhan produksi industri dan penjualan ritel November lalu diatas estimasi sebelumnya. Sejumlah saham yang menjadi penopang penguatan indeks adalah saham BBCA dan TLKM. Sementara sejumlah saham sektoral terutama properti dan semen terlihat cenderung melemah dipicu pelemahan rupiah atas dolar AS yang kemarin sempat mencapai Rp.9700/US dolar. Dari pasar saham global, tadi malam indeks DJIA dan S&P di Wall Street menguat tipis masing-masing 0,11% dan 0,03% di 13169,88 dan 1418,55. Penguatan terutama dipicu saham-saham berbasiskan teknologi. Pelaku pasar global masih menantikan perkembangan pembicaraan terkait penyelesaian fiskal di AS. Dari zona Euro sejumlah indeks saham masih ditutup tipis di teritori positif.

Pada perdagangan hari ini, pergerakan IHSG masih bervariasi dengan kecenderungan penguatan terbatas. Minimnya insentif positif dan kekhawatiran pelemahan nilai tukar rupiah atas dolar AS akan membatasi ruang penguatan. IHSG akan bergerak dengan resisten di 4320 dan support di 4280.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IHSG : S1 4280 S2 4260 R1 4320 R2 4360

Β 

Saham Pilihan

UNTR 16650-17450 TB, SL 16500

BMRI 7850-8250 BoW, SL 7800

INDF 5850-6150 TB, SL 5800

INAF 300-340 TB, SL 295

TLKM 9150-9450 TB, SL 9100

IATA 230-295 TB, SL 225



PTRO 1080-1190 TB, SL 1070

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads