Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir positif pada perdagangan Senin (10/12), seiring dengan menguatnya indeks-indeks bursa regional Asia yang dipicu respon positif pasar terhadap data ketenagakerjaan AS yang lebih baik dari perkiraan. IHSG naik 11.813 poin atau 0.28% menjadi 4,302.609. Kenaikan indeks didukung oleh kenaikan empat dari 9 sektor utama, dipimpin oleh sektor finansial yang menguat 1.02%, diikuti oleh sektor infrastruktur dengan kenaikan 0.86%, dan sektor aneka industri bertambah 0.59%. Sebagian besar saham-saham blue-chip juga menguat, dengan indeks LQ45 naik 4.242 poin atau 0.58% ke 731.656. Indeks-indeks bursa regional Asia rata-rata berakhir di zona positif pada perdagangan Senin (10/12), seiring dengan respon positif pasar terhadap data ketenagakerjaan AS yang melebihi perkiraan. Angka tingkat pengangguran AS, yang dirilis hari Jumat (07/12) lalu menunjukkan penurunan menjadi 7.7%, dari sebelumnya 7.9%. Dari dalam negeri, penjualan motor di pasar domestik Indonesia turun 3.3% di bulan November, menjadi 621,224 unit, menurut data yang dirilis oleh Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI). Sebanyak 106 saham naik, 136 saham turun, dan sisanya 227 saham stagnan pada perdagangan Senin di Bursa Efek Indonesia, dimana 4.354 miliar lembar saham senilai Rp 3.733 triliun berpindah tangan di pasar reguler. Investor asing membukukan aksi jual bersih senilai Rp 239.434 miliar. Saham-saham yang termasuk jajaran top gainer Senin antara lain Gudang Garam (GGRM) naik 1,250 poin atau 2.26% ke Rp 56,550, Bank Central Asia (BBCA) menguat 350 poin atau 3.98% menjadi Rp 9,150, Bank Mayapada Internasional (MAYA) bertambah 225 poin atau 10.23% di Rp 2,425, Goodyear Indonesia (GDYR) mencetak 200 poin atau 1.65% di Rp 12,300, dan XL Axiata (EXCL) memperoleh 200 poin atau 3.51% di Rp 5,900. Sementara saham-saham yang mengalami penurunan terbanyak di antaranya Unilever Indonesia (UNVR) jatuh 300 poin atau 1.14% ke Rp 25,950, Bayan Resources (BYAN) turun 200 poin atau 2.05% ke Rp 9,550, Semen Gresik (Persero) (SMGR) kehilangan 200 poin atau 1.35% di Rp 14,650, Mitra Adiperkasa (MAPI) melemah 150 poin atau 2.14% di Rp 6,850, dan Inovisi Infracom (INVS) terpangkas 150 poin atau 2.36% di Rp 6,200.
Saham-saham AS berakhir dengan kenaikan moderat pada perdagangan Senin (10/12), dengan para pelaku pasar berspekulasi bahwa kongres AS akan dapat mencapai kesepakatan untuk menghindari potensi terjadinya ”fiscal cliff”. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 14.75 poin, atau atau 0.1%, ke 13,169.88, dipimpin oleh menguatnya saham Hewlett-Packard Co. (HPQ) dan Cisco Systems Inc. (CSCO). Indeks S&P 500 menguat setengah poin menjadi 1,418.55, dengan sektor material mengalami kenaikan terbanyak di antara 10 kelompok industri S&P 500. Sementara indeks Nasdaq Composite bertambah 8.92 poin, atau 0.3%, dan ditutup di 2,986.96.
Lemahnya momentum positif dari bursa global kemarin dan pagi ini kemungkinan hanya akan sedikit memberikan momentum pada IHSG. Indeks kami perkirakan akan melemah dengan kisaran 4,262 – 4,320.
Technical Recommendations:
Bullish Stocks:
ADHI - Buy ( S2: 1,970 , S1: 2,025 , R1: 2,125 , R2: 2,175 )
AISA - Buy ( S2: 1,130 , S1: 1,140 , R1: 1,170 , R2: 1,190 )
AMFG - Buy ( S2: 8,250 , S1: 8,250 , R1: 8,300 , R2: 8,350 )
BHIT - Buy ( S2: 550 , S1: 560 , R1: 580 , R2: 590 )
BMTR - Buy ( S2: 2,500 , S1: 2,550 , R1: 2,600 , R2: 2,600 )
Bearish Stocks:
INTA - Sell ( S2: 450 , S1: 455 , R1: 465 , R2: 470 )
ITMG - Sell ( S2: 38,950 , S1: 39,200 , R1: 39,850 , R2: 40,250 )
KIJA - Sell ( S2: 195 , S1: 200 , R1: 210 , R2: 210 )
KIJA - Sell ( S2: 195 , S1: 200 , R1: 210 , R2: 210 )
KRAS - Sell ( S2: 640 , S1: 650 , R1: 670 , R2: 680 )
(dru/dru)