First Asia Capital: IHSG Cenderung Terkoreksi

First Asia Capital: IHSG Cenderung Terkoreksi

- detikFinance
Jumat, 14 Des 2012 09:32 WIB
Jakarta - IHSG kemarin gagal melanjutkan penguatannya, ditutup melemah 17,339 poin di 4320,189. Koreksi indeks tersebut lebih dipicu aksi jual atas saham UNVR dan BMRI. Harga saham UNVR telah anjlok 21,7% dalam dua sesi perdagangan terakhir menyusul β€˜downgrade’ atas saham tersebut oleh sejumlah broker. Sedangkan pembelian selektif masih terjadi pada saham tambang batubara seperti ADRO, HRUM, dan BUMI. Ini seiring dengan spekulasi atas outlook harga komoditasnya yang diperkirakan rebound pada kuartal pertama tahun depan.

Asing terlihat banyak melakukan pembelian pada saham-saham batubara seperti ADRO dan HRUM. Nilai pembelian bersih asing kemarin meningkat mencapai Rp.648,57 miliar menyusul meningkatnya nilai transaksi di Pasar Reguler yang mencapai Rp.5,54 triliun. Sementara pasar saham global tadi malam umumnya ditutup di teritori negatif. Indeks DJIA dan S&P di Wall Street masing-masing turun 0,56% dan 0,63% di 13170,72 dan 1419,45. Aksi jual dipicu berlanjutnya kekhawatiran terhadap krisis fiskal di AS. Kekhawatiran ini menghapus perkembangan positif sejumlah data ekonomi AS yang keluar seperti turunnya angka jobless claims pekan lalu dan naiknya angka penjualan ritel November di AS 0,3% dibandingkan bulan sebelumnya yang turun 0,3%.

Memasuki perdagangan akhir pekan ini, IHSG diperkirakan akan bergerak bervariasi. Peluang penguatan masih terbuka meskipun beberapa saham emiten sektoral rawan aksi ambil untung mengingat pergerakan harganya yang sudah memasuki area overbought. IHSG akan bergerak dengan support di 4300 dan resisten di 4350 dengan kecenderungan terkoreksi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IHSG : S1 4300 S2 4280 R1 4350 R2 4380


Saham Pilihan

HRUM 5700-6200 TB, SL 5400

ENRG 78-89 TB, SL 76

SSIA 1100-1190, SL 1080

BUMI 610-670 TB, SL 590

UNVR 19500-21850 BoW, SL 19000

MAPI 6000-6400 BoW, SL 5900

PTBA 15000-16000 BoW, SL 14900

(dru/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads