Asing terlihat banyak melakukan pembelian pada saham-saham batubara seperti ADRO dan HRUM. Nilai pembelian bersih asing kemarin meningkat mencapai Rp.648,57 miliar menyusul meningkatnya nilai transaksi di Pasar Reguler yang mencapai Rp.5,54 triliun. Sementara pasar saham global tadi malam umumnya ditutup di teritori negatif. Indeks DJIA dan S&P di Wall Street masing-masing turun 0,56% dan 0,63% di 13170,72 dan 1419,45. Aksi jual dipicu berlanjutnya kekhawatiran terhadap krisis fiskal di AS. Kekhawatiran ini menghapus perkembangan positif sejumlah data ekonomi AS yang keluar seperti turunnya angka jobless claims pekan lalu dan naiknya angka penjualan ritel November di AS 0,3% dibandingkan bulan sebelumnya yang turun 0,3%.
Memasuki perdagangan akhir pekan ini, IHSG diperkirakan akan bergerak bervariasi. Peluang penguatan masih terbuka meskipun beberapa saham emiten sektoral rawan aksi ambil untung mengingat pergerakan harganya yang sudah memasuki area overbought. IHSG akan bergerak dengan support di 4300 dan resisten di 4350 dengan kecenderungan terkoreksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham Pilihan
HRUM 5700-6200 TB, SL 5400
ENRG 78-89 TB, SL 76
SSIA 1100-1190, SL 1080
BUMI 610-670 TB, SL 590
UNVR 19500-21850 BoW, SL 19000
MAPI 6000-6400 BoW, SL 5900
PTBA 15000-16000 BoW, SL 14900
(dru/dru)











































