Indeks Dow Jones semalam ditutup melemah -74.73 pon ke level 13170.72 sedangkan indeks S&P ditutup melemah -0.63% dan Indeks Nasdaq ditutup melemah -0.72%. Sentimen positif seperti angka Jobless claim yang turun sebanyak 30.000 menjadi 343.000 dan diluar perkiraan ekonom.Penjualan
retail pada bulan November juga mengalami penguatan sebanyak 0.3%.
Sentimen positif yang muncul semalam , gagal menjadi katalis penggerak indeks. Kekhawatiran investor mengenai kesepakatan Fiscal cliff yang tidak akan berhasil disepakati sesuai dengan waktu tenggat yang telah ditentukan semakin memuncak. Hal ini memicu pelemahan di Bursa saham Wall st semalam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, indeks diperkirakan bergerak mixed cenderung melemah pada kisaran 4300-4350. Indikator Stochastic membentuk sinyal dead cross pada area overbought.
BUMI: Grup Bakrie berencana menjual seluruh kepemilikan sahamnya pada PT Fajar Bumi Sakti sebesar 50% senilai US$ 200-300 juta. Dana Hasil penjualan saham FBS akan digunakan untuk membeli kembali 18.9% saham Perseroan.
PTPP: Perseroan membukukan kontrak baru senilai Rp 17.7 triliun hingga November 2012 .Nilai Kontrak tersebut melampaui target tahun ini sebesar Rp 16.8 triliun.
ENRG: Perseroan menyiapkan capital expenditure sebesar Us$ 233 juta pada 2013. capex tersebut lebih besar dibandingkan dengan tahun ini US$ 118 juta.
GJTL: Perseroan akan membeli kembali obligasi yang diterbitkan anak usahanya , GT 2005 Bonds BV, senilai US$ 412.5 juta. Perseroan bakal menggunakan dana hasil penerbitan obligasi untuk membiayai buyback.
POLY: Perseroan menganggarkan capex sebesar US$ 50 juta dalam tiga tahun ke depan.Untuk tahun depan capex perseroan mencapai US$ 15 juta.
IPO: PT Sarana Mediatama Metropolitan menetapakan kisaran harga saham perdana Rp 375-425. Perseroan akan melepas 180 juta saham.
(dru/dru)











































