Minyak light sweet diperdagangkan di level US$87 per barel di New York setelah meningkatnya data manufaktur US dan China, konsumen minyak terbesar dunia.
IHSG Jumat lalu (14/12) ditutup turun -11,33 poin (-0.26%) ke 4.308,86 dengan asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp19,45 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. UNVR, SMGR, INTP, BBNI, dan GGRM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, penurunan IHSG masih mengindikasikan bahwa IHSG akan mengalami koreksi lanjutan, hal ini terlihat dengan melihat indikator RSI dan Stochastic yang memberikan sinyal bearish.
Pada perdagangan hari ini (17/12) IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 4.245-4.385 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. AUTO, ADHI, dan TELE.
(etr/ang)











































