Sebagian besar bursa Asia ditutup menguat pada perdagangan kemarin, Nikkei mengalami penguatan yang cukup signifikan setelah data ekspor jepang turun -4,1 % lebih baik dari yang diperkirakan akan mengalami penurunan sebesar -5,4% dan bank Deutche menaikkan rating bank-bank besar di Jepang terkait imbal hasil obligasi pemerintah. Hangseng naik 128,64 point ke level 22.623,37 (+0,57%), STI naik 1,78 point ke level 3.158,57 (+0,06%), Nikkei naik 237,39 point ke level 10.160,40(+2,39%), Kospi libur pada pada perdagangan kemarin terkait pemilihan presiden.
Bursa Eropa ditutup menguat pada perdagangan kemarin, harga Obligasi pemerintah Yunani melonjak ke level tertinggi setelah preringkat hutang Yunani di upgrade oleh S&P dan rapat BOE yang tetap akan meninggalkan program pembelian aset tidak berubah menjadi katalis positif bursa Eropa. FTSE naik ke level 5.961,59 (+0,43%), DAX naik ke level 7.668,50 (+0,19%) dan CAC naik ke level 3.664,59 (+0,44%).
Bursa Wall Street ditutup melemah pada perdagangan kemarin, Barack Obama mengatakan kepada konferensi pers bahwa partai Republik sangat sulit mengatakan ya kepadanya menjadi kekhawatiran bagi investor bahwa kesepakatan tidak akan tercapai sebelum natal. Dow Jones melemah ke level 13.251,97 (-0,74%), Nasdaq turun ke level 3.044,36 (-0,33%) dan S&P500 turun ke level 1.435,81 (-0,76%)
Hari ini perdagangan di Bursa Indonesia cenderung menguat terbatas setelah mengalami tekanan selama dua hari, fokus pasar masih tertuju ke AS mengenai fiscal cliff yang belum juga menuai kesepakatan dan katalis positif datang dari Jepang, BOJ berencana akan tetap mempertahankan tingkat suku bunga 0,1%. IHSG akan bergerak di level 4.250 - 4.324.
(ang/ang)











































