Negosiasi fiscal cliff penuh ketidak pastian, VIX indeks naik tinggi. The Chicago Board Options Exchange Volatility Index, atau yang biasa disebut VIX index yang mengukur sentimen pasar (semakin tinggi VIX index investor semakin bearish), naik ke level 17.36 atau tertinggi dalam 3 bulan terakhir seiring deadlock negosiasi antara Presiden Barack Obama dengan kubu Republik yang diwakili John Boehner. Dalam perkembangan terakhir, Direktur Komunikasi Gedung Putih, Dan Pfeiffer, mengatakan Presiden Obama akan mem-veto proposal yang diajukan John Boehner karena Obama khawatir proposal ini akan membebani kelas menengah. Adapun usulan yang diajukan Boehner adalah kenaikan pajak pendapatan diatas USD 1 juta sedangkan Obama meminta treshold USD 400 ribu. Indeks DJIA ditutup turun –0.74% ke level 13,251 sementara indeks S&P 500 –0.76% ke 1,435 dan Nasdaq –0.33% ke 3,044. Dari data ekonomi yang dirilis, Housing Starts di bulan November turun –3.0% mom sementara Building Permits di bu lan yang sama secara tidak terduga tumbuh +3.6% mom. Besok pasar akan menanti data final GDP 3Q12 yang diperkirakan tumbuh +2.8% qoq.
Indeks Fluktuatif, Uji Level 4,250 (Range 4,250—4,310). IHSG pada perdagangan kemarin ditutup melemah di level 4,275, indeks tampak juga sempat menguji support level di 4,250 namun belum mampu untuk melewatinya. Kegagalan IHSG melewati support level di 4,250 memberikan peluang untuk mengalami technical rebound dan bergerak menuju resistance level di 4,290. Akan tetapi jika indeks gagal bertahan di atas 4,250 kemungkinan indeks dapat mengalami perubahan tren dalam jangka menengah. Hari ini diperkirakan indeks akan kembali bergreak fluktuatif dengan kecenderungan menguji support level di 4,250.
(dru/dru)











































