Waterfront Securities: IHSG di 4250-4300

Waterfront Securities: IHSG di 4250-4300

Waterfront - detikFinance
Jumat, 21 Des 2012 09:39 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Kamis 20 Desember 2012 ditutup melemah 0,49% pada level 4254. Sektor konsumer dan aneka industri menyumbangkan pelemahan terbesar. Investor asing melakukan net buy senilai IDR141,3 miliar. Indeks di bursa Wall Street pada perdagangan semalam ditutup menguat dipicu oleh pernyataan dari Ketua DPR AS, John Boehner,yang tetap akan bekerja sama dengan Presiden Obama untuk membahas anggaran belanja AS. Partai Republik di Kongres AS akan melakukan voting atas proposal Boehner yang akan menaikkan pajak untuk masyarakat dengan pendapatan USD 1 juta ke atas. Penguatan indeks juga dipicu oleh data pertumbuhan ekonomi AS triwulan III yang direvisi naik menjadi 3,1% dari estimasi sebelumnya 2,7%. Di lain pihak, data initial claims meningkat untuk pertama kalinya dalam lima pekan terakhir. Pemulihan di pasar tenaga kerja selanjutnya akan tergantung pada perkembangan dari pertumbuhan ekonomi.Data existing home sales bulan November menguat lebih b esar dari perkiraan pada level tertinggi selama tiga tahun terakhir karena masih rendahnya suku bunga. Existing home sales bulan November meningkat menjadi 5,04 juta dari bulan sebelumnya 4,76 juta dan lebih baik dari estimasi yang sebesar 4,9 juta. Data Philadelphia Fed pada bulan Desember naik pada level 8,1 dari bulan sebelumnya -10,7. Level di atas nol menunjukkan terjadinya ekspansi. Sedangkan data leading indicator AS pada bulan November menurun sebesar –0,2% dari bulan sebelumnya 0,3% dan lebih buruk dari estimasi yang sebesar 0,2%. Sementara itu indeks bursa Eropa kemarin ditutup menguat tipis karena investor cenderung menunggu hasil dari negosiasi di Kongres AS mengenai anggaran belanja tahun depan dalam rangka menghindari terjadinya fiscal cliff. Indeks Harga Saham Gabungan hari ini diperkirakan mixed. IHSG bergerak pada kisaran 4250 — 4300. Rekomendasi saham BBNI, BBCA, INTP

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads