(dru/dru)
Waterfront Securities: IHSG Cenderung Mixed
Rabu, 26 Des 2012 09:48 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Jumat 21 Desember 2012 ditutup melemah 0,11% pada level 4250. Sektor keuangan dan infrastruktur menyumbangkan pelemahan terbesar. Investor asing melakukan net sell senilai IDR53,2 miliar. IHSG selama pekan lalu –1,36%. Pekan lalu Dow Jones +0,43%, S&P500 +1,17% dan Nasdaq +1,67%. Penguatan indeks di bursa Wall Street pada pekan lalu tersebut didorong oleh optimisme pada awal pekan akan terjadinya kesepakatan untuk menghindari fiscal cliff, meskipun kemudian optimisme tersebut memudar seiring dengan belum adanya kesepakatan antara Partai Republik dan Demokrat mengenai anggaran belanja AS tahun depan. Proposal Ketua DPR AS mengenai kenaikan pajak yang tidak berhasil disepakati, menambah kecemasan negosiasi masih akan berlangsung hingga tahun 2013. Jika hal itu terjadi maka secara otomatis akan terjadi pemangkasan belanja dan kenaikan pajak senilai lebih dari USD600 miliar mulai Januari 2013, yang diprediksi akan mendorong ekonomi AS mengalami resesi dan memicu perlambatan ekonomi global. Hal itu mendorong pelemahan indeks Dow Jones pada akhir pekan lalu dan pada perdagangan awal pekan ini. Kemarin bursa Wall Street libur natal. Dan akan buka pada Rabu ini dengan volume perdagangan yang diperkirakan sepi karena musim liburan akhir tahun, namun berpotensi terjadi fluktuasi tinggi mencermati perkembangan negosiasi mengenai fiscal cliff. Kongres AS akan kembali melakukan negosiasinya pada 27 Desember. Data ekonomi AS yang akan dirilis pada pekan ini diantaranya Case Shiller 20 city index, new home sales, consumer confidence, Chicago PMI dan pending home sales. Sementara itu ekspektasi tidak dapat dihindarinya fiscal cliff, telah mendorong permintaan akan emas sebagai alternatif investasi. Indeks Harga Saham Gabungan hari ini diperkirakan mixed. IHSG bergerak pada kisaran 4250 — 4300. Rekomendasi saham: ADRO, BBNI, BBCA
(dru/dru)
(dru/dru)











































