Di Indonesia, sayangnya concern investor juga tertuju pada permasalahan domestik yang tidak kalah krusial. Dua hal besar yang masih akan mengganjal sentimen pasar adalah kisruh ketenagakerjaan pasca kenaikan upah minimum dan defisit neraca perdagangan yang membesar. Bersama isu fiscal cliff, investor domestik tampaknya akan menyambut pergantian tahun nanti dengan sedikit atau tanpa gairah.
Dalam kondisi normal, rally bursa China dan Jepang akan sangat membantu mengangkat sentimen kawasan. Tapi dengan tendensi pergerakan indeks yang anomali, itu akan percuma. CPO stocks seperti AALI, LSIP, SIMP dan BWPT patut diperhatikan setelah rally harga komoditasnya dua hari terakhir. Prediksi bahwa Malaysia dapat menekan inventory-nya dengan export tax 0% mungkin ada benarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(dru/dru)











































