Jakarta - Mengawali pekan ini dan bertepatan setelah libur panjang Natal, IHSG mengalami rebound setelah terimbas positif pergerakan bursa saham Asia. Meski HSI libur namun, pergerakan positif dari bursa saham Asia lainnya mampu memberikan angin segar bagi IHSG di tengah melemahnya bursa saham AS dan Eropa pada waktu sehari jelang libur Natal. Pelaku pasar mencoba kembali mencermati beberapa kabar pasar yang dapat digunakan untuk menggerakkan pasar. Kabar positif dari Jepang mempengaruhi minat pelaku pasar untuk kembali bertransaksi dan mencoba melakukan stock picking terhadap saham-saham yang masih dapat ditradingkan setelah selalu disuguhkan kabar negatif dari ketidakjelasan penanganan fiscal cliff AS. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4.275,10 (level tertingginya) jelang akhir sesi 2 dan menyentuh level 4.245,32 (level terendahnya) di awal sesi 1 dan akhirnya berhasil bertengger di level 4.275,09. Volume perdagangan tercatat naik dan nilai total transaksi tercatat turun. Investor asing mencatatkan nett sell dengan penurunan nilai transaksi beli dan nilai transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
Pada perdagangan Kamis (27/12) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.240-4.265 dan resistance 4.285-4.294. Berpola three river morning star dan sedikit di atas lower bollinger bands (LBB). MACD bergerak naik dengan histogram negatif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic mencoba upreversal dari area oversold. Dengan pembentukan pola tersebut seharusnya masih ada peluang bagi IHSG untuk bergerak naik. Tentunya bila didukung sentimen positif yang masih ada di pasar. Apalagi pada sisa waktu jelang akhir tahun yang kemungkinan masih ada kesempatan untuk rebound.
(ang/ang)