Sektor ritel serta isu fiscal cliff dorong pelemahan Wall Street. Masih mengenai belum tercapainya kesepakatan anggaran hingga saat ini menjadi faktor utama pelemahan bursa Amerika. Disamping itu, data penjualan yang dirilis MasterCard Advisors menunjukkan bahwa penjualan selama liburan hanya naik 0.7% (Oktober - 24 Desember 2012) dibanding tahun sebelumnya yang naik 2% sehingga menekan saham-saham di sektor ritel pada indeks S&P. Dow jones melemah β0.19%, Nasdaq β0.74% dan S&P β0.48%. Di tengah pelemahan bursa Wall Street catatan positif terjadi pada data Indeks harga perumahan (S&P Case-Shiller HPI) yang mengalami kenaikan +0.7% untuk bulan oktober (prior. +0.4%, cons. +0.5%). Kenaikan harga rumah ini seiring dengan kebijakan moneter yang longgar serta rendahnya tingkat bunga mortgage. Presiden Obama akan kembali ke Washington pada hari ini untuk melanjutkan upaya kesepakatan melalui negosisasi dengan kongres.
Indeks Fluktuatif, Cenderung Menguat Terbatas (Range 4,245β4,290). IHSG pada perdagangan kemarin tampak mengalami technical rebound dan ditutup menguat di level 4,275. Indeks dimungkinkan untuk dapat melanjutkan penguatannya dan bergerak menuju resistance level yang berada di 4,290 yang juga merupakan level dari EMA 50. RSI menunjukkan bahwa IHSG menunjukkan kejenuhan terhadap aksi jual dan berpeluang menguat, sementara stochastic mengindikasikan terjadinya golden cross. Hari ini diperkirakan indeks kembali bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat terbatas.
(ang/ang)











































