Pada perdagangan semalam (03/01) bursa AS ditutup melemah pasca kenaikan tajam selama dua hari sebelumnya. Indeks DJIA melemah sebesar 21,19 poin atau -0,16% ke level 13,391.36, indeks Nasdaq melemah sebesar 11,69 poin atau -0,38% ke level 3,100.57 dan indeks S&P juga melemah sebesar 3,05 poin atau -0,21% ke level 1,459.37. Penurunan tersebut setelah rilisnya sejumlah data seperti ADP Nonfarm Employment Change yang naik sebesar 215,000 dan meningkatnya Klaim Tunjangan Pengangguran 10,000 unit menjadi berjumlah 372,000 unit investor melakukan aksi profit taking. Selain itu, adanya sentimen negatif dari The Fed Minute Meeting dimana sebagian anggota mengatakan program stimulus buy back obligasi berpotensi berakhir di tahun 2013 serta kekuatiran bagi politisi untuk mencapai kesepakatan menaikan Debt Ceiling sebesar US$16,4 triliun diakhir February yang merupakan bagian kesepakatan penundaan UU mengenai fiscal cliff.
Akhir pekan ini kami perkirakan IHSG akan bergerak mixed dengan flat. Sentimen negatif dari AS dimana kekuatiran terkait peningkatan batas utang pada Febuari 2013 serta akan ada aksi profit taking yang mewarnai pergerakan IHSG hari ini. Secara teknikal, IHSG membentuk pola White Morubozu dan berada di atas upper Bollinger band. Indikator MACD bergerak naik dengan histogram positif yang memanjang, indikator stochastic berada di area overbought, dan indikator MFI menunjukan adanya tekanan jual. Kami perkirakan IHSG bergerak pada kisaran support 4343-4420 resistance.
(ang/ang)











































