Penguatan IHSG kemarin masih dipengaruhi sentimen positif pasar global yang merespon tercapainya kesepakatan Kongres dengan pemerintah AS untuk memghindari terjadinya krisis fiskal di AS. Namun penguatan ini diperkirakan masih bersifat temporer menyusul persoalan fiskal di AS masih menyisahkan sejumlah agenda untuk dibahas dalam beberapa bulan ke depan, seperti menyangkut batas utang pemerintah AS dan pemotongan anggaran untuk mengurangi defisit.
Sementara itu dari Wall Street tadi malam, indeks DJIA dan S&P tertahan penguatannya, masing-masing ditutup di teritori negatif melemah 0,16% dan 0,21% di posisi 13391,36 dan 1459,37. Pasar merespon negatif catatan resmi The Fed yang mengindikasikan akan mengakhiri program QE3 berupa pembelian aset perbankan (bond-buying) hingga USD85 miliar setiap bulan pada tahun ini. Kondisi ini memicu aksi profit taking menyusul kenaikan yang terjadi dalam beberapa sesi perdagangan terakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(ang/ang)











































