Jakarta - Hari kedua perdagangan bursa di tahun 2013, indeks menyentuh titik krusial di angka 4401 dan tutup di posisi 4392. Posisi penutupan tersebut merupakan level tertinggi baru IHSG yang sebelumnya ada di 4377. Kenaikan indeks yang mencapai 1.21% pada Kamis (03/01/13) kemarin atau sebesar 52 poin menyusul rally bursa-bursa global yang pada hari sebelumnya naik signifikan. Dow Jones sehari sebelumnya menutup perdagangan awal tahun dengan kenaikan signifikan 308 poin mencapai 2.35%. Melesatnya bursa-bursa global tidak lain dipicu oleh tercapainya kesepakatan untuk mengatasi jurang fiskal di AS yang diharapkan membuat AS dan negara-negara lainnya terhindar dari resesi. Kenaikan indeks juga memicu transaksi perdagangan yang cukup besar kemarin. Indeks menguat bersama 164 saham, sedangkan hanya 81 saham yang turun dan sisanya 79 saham dalam posisi stagnan.
IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan rawan koreksi seiring posisinya yang overbought. Indeks potensi menuju level 4368 dan akan bertahan di level 4333 sebagai level krusial. Namun diharapkan indeks masih memiliki kekuatan untuk menembus level 4405 atas dorongan investor asing yang membukukan transaksi net buying. Saham unggulan maupun saham lapis dua saat ini dalam kondisi uptrend-bullish. Sementra enam sektor dalam kondisi uptrend seperti sektor infrastruktur, agrikultur, keuangan, pertambangan, aneka industri dan perdagangan. Indikator MACD dan Stochastic terlihat bergerak uptrend namun indikator Stochastic berada di area overbought. Indeks diperkirakan bergerak ke kisaran 4350 hingga 4420.
(ang/ang)