Pada perdagangan akhir pekan lalu (04/01) bursa AS ditutup menguat. Indeks DJIA menguat sebesar 43,85 poin atau +0,33% ke level 13,435.21, indeks Nasdaq menguat tipis sebesar 1,09 poin atau +0,04% ke level 3,101.66 dan indeks S&P juga menguat sebesar 7,10 poin atau +0,49% ke level 1,466.47. Sentiment positif rilisnya beberapa data ekonomi AS yang membaik seperti Average Hourly Earnings (MoM) yang naik menjadi 34,5, Nonfarm Payrolls yang turun menjadi 155,000 dari sebelumnya 161,000, Unemployment Rate yang stagnan d level 7,8% dan ISM Non-Manufacturing Index naik di level 56,1 dapat menepis kekuatiran terkait peningkatan batas utang di AS.
Awal pekan ini kami perkirakan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan flat seiring dengan bursa Asia yang dibuka mixed. IHSG pada awal pekan ini akan diwarnai aksi profit taking setelah menembus level tertingginya pada akhir pekan kemarin. Secara teknikal, IHSG membentuk pola six white soilders dan berada melewati upper Bollinger band. Indikator MACD bergerak naik dengan histogram positif yang memanjang, indikator stochastic berada di area overbought dan menunjukan akan membentuk death cross, dan indikator MFI menunjukan berkurangnnya aksi beli. Kami perkirakan IHSG bergerak pada kisaran support 4350-4445 resistance.
(ang/ang)











































