Bursa Asia ditutup mixed pada perdagangan akhir pekan kemarin, stimulus the Fed yang akan mengakhiri pembelian obligasi menjadi pemicu kekhawatiran atas pemberian kebijakan moneter yang lebih cepat dari antisipasi pasar. Hangseng turun 67,51 point ke level 23.331,09 (-0,29%), STI naik 0,42 point ke level 3.225,22 (+0,01%), Nikkei naik 292,93 point ke level 10.688,11 (+2,82%), Kospi turun 7,47 point ke level 2.011,94 (-0,37%).
Bursa Eropa ditutup menguat pada perdagangan akhir pekan kemarin, data PMI gabungan zona euro mengalami kenaikan dan merupakan angka tertinggi sejak bulan maret yang lalu hal ini menunjukkan bahwa perekonomian zona euro mengalami pemulihan. FTSE menguat ke level 6.089,84 (+0,70%), Dax menguat ke level 7.776,37 (+0,26%), CAC menguat ke level 3.730,02 (+0,24%).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini perdagangan di Bursa Indonesia diprediksi rawan koreksi, kenaikan data NFP AS yang tidak sesuai harapan ekonom mengidentifikasikan bahwa perekonomian AS masih membutuhkan stimulus dari The Fed dan data tingkat pengangguran yang meningkat 0,1% menjadi kekhawatiran investor. IHSG akan bergerak di level 4.390 - 4.415.
(/)











































