Jakarta - IHSG seperti banyak perkiraan sebelumnya, hari kemaren anjlok 17 poin ke level 4392. Indeks terpangkas 0.40% karena telah menguat berturut-turut sejak akhir Desember kemaren hingga berada di titik jenuh dan rawan profit taking. Pada sesi awal perdagangan indeks sempat menguat terbatas, namun seperti halnya pasar saham regional yang juga melemah, indeks perlahan terus turun hingga akhir penutupan transaksi. Meskipun ditutup turun aktifitas transaksi asing catatkan pembelian bersih tidak kurang dari 800 an miliar, namun begitu mayoritas sektor di bursa nyaris semua berada di zona merah kecuali sektor keuangan yang berhasil tutup positif 0.29%. Sementara pelemahan tertinggi dari sektor aneka industri yang melemah 1.10%. Indeks hari kemaren melemah terbawa 149 saham yang turun, hanya 104 saham yang naik dan sisanya 94 saham ditutup stagnan.
IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan bergerak mixed cenderung melemah dengan menguji level 4372 sebagai level MA-5. Indeks masih berada di area jenuh beli (overbought)dan untuk keluar dari area tersebut minimal ke level 4385. Tekanan terhadap indeks terutama dari sektor industri dasar dan konsumsi. Hari ini PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya (BBRM) listing dengan harga IPO Rp 230 per lembar saham. Indikator MACD masih memperlihatkan pergerakan uptrend sedangkan indikator Stochastic bergerak downtrend berpola death cross di area overbought. Indeks diperkirakan bergerak ke kisaran 4365 hingga 4420.
(dru/dru)