Jakarta - Pada perdagangan awal pekan, IHSG ditutup terkoreksi 0,4% pasca rally berkelanjutan di awal tahun sebagai akibat dari maraknya aksi profit taking investor. Saham-saham sektoral perbankan blue chip masih mampu ditutup menguat sehingga menahan laju koreksi IHSG. Transaksi net buy asing tercatat senilai Rp 825 miliar. Saham-saham jajaran top gainers di antaranya Petrosea (PTRO) naik Rp 300 ke Rp 1.810, United Tractor (UNTR) naik Rp 250 ke Rp 21.650, Semen Gresik (SMGR) naik Rp 200 ke Rp 15.950, dan Tower Bersama (TBIG) naik 150 ke Rp 6.000; sedangkan saham-saham kategori top losers antara lain Sepatu Bata (BATA) turun Rp 5.000 ke Rp 55.000, Schering Plough (SCPI) turun Rp 2.250 ke Rp 29.000, Lion Metal (LION) turun Rp 1.250 ke Rp 9.600, dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.000 ke Rp 41.600.
Bursa AS dan Eropa semalam di awal pekan ini ditutup serentak terkoreksi akibat aksi profit taking investor sebagaimana sikap investor menunggu hasil kinerja emiten tahun 2012 yang mulai direlease besok pagi, antara lain Alcoa. Indeks Dow Jones jatuh 50,92 poin ke level 13.384,29; Standard & Poor's 500 melemah 0,31% ke level 1.461,89 dan Nasdaq turun 0,09% ke level 3.098,81. Sementara itu, indeks DJ Euro Stoxx dan FTSE 100 masing-masing melemah sebesar 0,5% dan 0,4% untuk ditutup pada level 2.695,6 dan 6.064,6.
Untuk IHSG akhir pekan ini diperkirakan bergerak sideways terbatas pada kisaran trading 4.336-4.437. Saham pilihan kami, antara lain: PTBA, BMRI, WIKA, GIAA, KLBF, SMGR dan PGAS.
(dru/dru)