Minyak light sweet diperdagangkan di level US$93 per barel di New York setelah rilis laporan pemerintah yang menunjukkan meningkatnya cadangan minyak US.
IHSG kemarin (09/01) ditutup turun 34,62 poin (-0,79%) ke 4.362,93 dengan asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp128 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. BBRI, SSIA, WIKA, INTP, dan CPIN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal penurunan IHSG kemarin merupakan bagian partial decline dari pattern broadening top. Untuk hari ini diperkirakan IHSG akan kembali mengalami penurunan untuk menguji Fibonacci retracement 76,4% pada 4,348. Hal ini dikonfirmasi oleh indikator Slow Stochastic yang meberikan sinyal dead cross.
Pada perdagangan hari ini (10/01) IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 4.240-4.430 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. ASII, BKSL, dan BMRI.
(etr/ang)











































