First Asia Capital: IHSG Didukung Pasar Global

First Asia Capital: IHSG Didukung Pasar Global

- detikFinance
Jumat, 11 Jan 2013 09:08 WIB
First Asia Capital: IHSG Didukung Pasar Global
Jakarta - Tekanan jual kembali mewarnai perdagangan kemarin menyusul kekhawatiran atas pelemahan nilai tukar rupiah atas dolar AS yang menembus level Rp.9800. Di tengah tren pelemahan rupiah atas dolar AS tersebut, Bank Indonesia (BI) masih menahan kenaikan tingkat bunganya dimana kemarin BI membiarkan BI Rate tetap di level 5,75%. Namun tahun ini BI Rate diperkirakan akan cenderung naik menyusul ekspektasi meningkatnya inflasi. Kondisi ini turut menekan pasar saham. T

ekanan jual pada perdagangan kemarin terutama dialami oleh saham-saham emiten sektoral yang sensitif terhadap fluktuasi nilai tukar rupiah atas dolar seperti otomotif, telekomunikasi, perbankan, dan farmasi. IHSG ditutup anjlok 45,563 poin atau 1% di 4317,365. Koreksi indeks tersebut yang terburuk sejak perdagangan 8 Oktober tahun lalu dan tidak sejalan dengan tren penguatan di bursa kawasan Asia menyusul respon positif pasar atas data ekonomi China yang keluar kemarin. Ekspor China Desember lalu melonjak hingga 14,1% melampaui perkiraan pasar yang hanya memperkirakan tumbuh 4,6%.

Secara technical posisi IHSG kemarin sudah berada di bawah garis MA-50 yang berpeluang dimanfaatkan untuk melakukan short-selling. Sementara dari pasar saham global, tadi malam indeks DJIA dan S&P di Wall Street kembali mengalami rally, ditutup naik masing-masing 0,60% dan 0,76% di 13471,22 dan 1472,12. Selain faktor China, rally di Wall Street juga dipicu pertumbuhan angka perserdiaan barang grosir di AS November lalu yang mencapai 0,6% melampaui proyeksi sebelumnya 0,3%. Dari zona Euro ECB kembali menahan tingkat bunga acuannya sebesar 0,75%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada perdagangan akhir pekan ini, pergerakan IHSG diperkirakan akan bervariasi dan cenderung mengalami rebound terbatas. IHSG akan bergerak dengan support di 4285 dan resisten di 4360.

IHSG : S1 4285 S2 4250 R1 4360 R2 4390

Β 

Saham Pilihan

BSDE 1100-1180 Buy, SL 1080

PTRO 1760-1960 BoW, SL 1740

PTBA 15900-16300 Buy, SL 15600

WIKA 1590-1700 BoW, SL 1520

ENRG 94-104 BoW, SL 92

ADRO 1700-1770 SoS, SL 1690

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads