Minyak light sweet diperdagangkan di level US$94 per barel di New York di tengah meningkatnya inflasi China yang menimbulkan kekhawatiran.
IHSG Jumat lalu (11/01) ditutup turun -11,45 poin (-0,27%) ke 4.305,91 dengan asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp337,17 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. SMGR, ASII, BBNI, KLBF, dan BBCA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, penurunan IHSG mengindikasikan IHSG sedang berkonsolidasi diantara support 50% Fibo dan resistance 76,4% Fibonacci retracement.
Pada perdagangan hari ini (14/01) IHSG diperkirakan akan menguat tipis, hal ini terlihat dari indikator RSI yang sudah mulai melandai dan cenderung untuk naik dan akan bergerak di kisaran 4.240-4.380 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. ADRO, ROTI, dan UNTR.
(/)











































