OSO Securities: IHSG Mixed Cenderung Menguat

OSO Securities: IHSG Mixed Cenderung Menguat

OSO Securities - detikFinance
Senin, 14 Jan 2013 08:45 WIB
OSO Securities: IHSG Mixed Cenderung Menguat
Jakarta - Pada akhir pekan lalu (11/01) IHSG melanjutkan pelemahan dan di tutup level 4,305.91 atau terkoreksi 0,26% seiiring dengan melemahnya Rupiah karena keluarnya data inflasi China yang mengalami kenaikan menjadi 2,5% untuk Desember 2012. Kenaikan inflasi China ini menghapus peluang adanya harapan lebih lanjut atas pelonggaran moneter. Pelemahan ini dipimpin oleh sektor pertambangan yang turun sebesar -1,19%. Investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp259 miliar.

Pada perdagangan akhir pekan (11/01) bursa AS ditutup mixed. Indeks DJIA menguat sebesar 17,21 poin atau +0,13% ke level 13,488.43, indeks Nasdaq juga menguat sebesar 3,87 poin atau +0,13% ke level 3,125.63, sedangkan indeks S&P melemah tipis sebesar 0,07 poin atau -0,00% ke level 1,472.05. sentimen laporan kinerja perbankan seperti Wels Fargo yang meraih pendapatan sebesar US$2,19 miliar membawa wall street naik tipis di tengah defisit perdagangan AS yang sudah diprediksi berkurang dari US$-42,2 miliar menjadi US$-41,1 miliar serta harga impor sudah diprediksi naik dari -0,9% menjadi 0,1%.

Pada hari ini IHSG kami perkirakan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Para pelaku pasar masih menunggu rilisnya beberapa data penting pada pekan ini seperti GDP China. Secara teknikal, IHSG membentuk pola three black crows dan berada di middle Bollinger band. Indikator MACD bergerak turun dengan histogram negatif yang memendek, indikator stochastic medekati area oversold, dan indikator momentum menunjukan adanya momentum negatif. Kami perkirakan IHSG bergerak pada kisaran support 4270-4350 resistance.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads