IHSG pada perdagangan awal pekan ini (14/01) berhasil membukukan kenaikan yang cukup
signifikan setelah sebelumnya mengalami koreksi selama tiga hari berturut-turut didorong
oleh aksi beli investor terhadap saham-saham unggulan dalam IHSG. Penguatan IHSG ini
sejalan dengan tren positif bursa regional Asia lainnya yang dipicu oleh optimisme
pertumbuhan ekonomi China tahun ini. Penguatan IHSG kali ini juga didukung oleh aksi net
buying investor asing yang mencapai Rp 461,92 miliar pada perdagangan kemarin.
Keseluruhan sektor dalam IHSG terlihat membukukan penutupan positif dengan dimotori
oleh penguatan sektor Properti, Keuangan, Aneka-Industri dan Pertambangan sebesar
2,48%, 2,41%, 2,31% dan 2,28%.
Β
Market Outlook
Bursa global pada perdagangan semalam terlihat berakhir mixed dengan bursa eropa
ditandai oleh pelemahan tipis FTSE 100, penguatan tipis DAX dan penutupan flat CAC
40, sementara bursa AS ditandai oleh penguatan tipis Dow Jones, pelemahan tipis
Nasdaq dan penutupan flat S&P 500. Penutupan mixed bursa eropa pada perdagangan
semalam dipengaruhi oleh penutupan yang relatif negatif dari bursa AS serta
rendahnya aktivitas M&A (Merger & Acquisitions) di eropa. Selain itu investor di eropa
juga mencermati pemilu Italia pada bulan Februari mendatang yang akan menentukan
kondisi ekonomi negara yang masih dilanda krisis utang tersebut. Sementara itu
penutupan mixed dan cenderung negatif dari bursa AS dipengaruhi oleh keragu-raguan
investor untuk melakukan investasi pada aset-aset berisiko tinggi menyusul komentar
Presiden The Fed, Ben Bernanke yang memberikan indikasi bahwa para petinggi The
Fed hendak mengakhiri program pembelian obligasi sebelum tutup tahun ini. Investor
di AS juga mencermati peringatan Presiden AS Barrack Obama terhadap Kongres AS
bahwa AS harus menaikkan pagu kreditnya jika AS mau menghindari kondisi default.
AS diperkirakan akan menyentuh batas kredit 16,4 triliun Dollar AS pada pertengahan
bulan depan. Penutupan mixed bursa global ini kami perkirakan akan menghambat
pergerakan bursa Asia hari ini. IHSG sendiri kami perkirakan berpotensi mengalami
konsolidasi hari ini meski masih berpeluang untuk mempertahankan kondisi uptrendnya
dengan kisaran pergerakan pada level support 4.336 - 4.348 dan level resistance
4.405 - 4.416.











































