Pelaku pasar cenderung berhati-hati mengambil posisi beli menyusul, secara technical, posisi indeks yang memasuki area overbought sementara sentimen positif semakin minim. Sebaliknya sejumlah isu makro baik dari domestik maupun global cenderung meningkatkan resiko pasar seperti pelemahan nilai tukar rupiah dan persoalan pagu utang pemerintah AS yang mencapai batas atas. Dari pasar saham global, tadi malam indeks saham ditutup bervariasi dalam rentang konsolidasi. Indeks DJIA di Wall Street ditutup turun 23,66 poin di posisi 13511,23 setelah lima hari berturut-turut menguat. Indeks S&P ditutup flat di 1472,63. Sentimen pasar bervariasi dipicu sejumlah isu individual emiten dan makro ekonomi. Bank Dunia kemarin menurunkan prospek pertumbuhan global tahun ini dari sebelumnya 3% menjadi hanya 2,4%. Sedangkan perekonomian AS, meskipun tumbuh secara moderat Januari ini, namun isu pagu utang AS yang sudah melampaui batas bisa meningkatkan resiko pasar.
Pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan masih akan bergerak konsolidasi dan investor akan cenderung melakukan profit taking atas sejumlah saham sektoral yang harganya sudah relatif tinggi. IHSG diperkirakan akan bergerak dengan resisten di 4430 dan support di 4375.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham Pilihan
BKSL 265-300 SoS, SL 260
ADHI 1950-2150 Buy, SL 1920
PTPP 860-940 TB, SL 830
WIKA 1690-1780 TB, SL 1600
BSDE 1270-1310 Buy, SL 1260
KAEF 870-930, SoS, SL 860
(ang/ang)










































