First Asia Capital: Aksi Ambil Untung di Saham yang Naik Tinggi

First Asia Capital: Aksi Ambil Untung di Saham yang Naik Tinggi

First Asia Capital - detikFinance
Kamis, 17 Jan 2013 09:16 WIB
First Asia Capital: Aksi Ambil Untung di Saham yang Naik Tinggi
Jakarta - IHSG kemarin kembali ditutup di teritori positif meskipun tipis setelah hampir sepanjang perdagangan bergerak di zona negatif. IHSG ditutup naik 10,14 poin di 4410,964. Penguatan terbatas tersebut lebih dipicu aksi beli asing yang kemarin mencapai Rp.450 miliar lebih terutama terhadap sejumlah saham emiten bank besar seperti BMRI dan BBRI. Sedangkan saham lapis dua yang ramai diburu adalah saham emiten sektor jasa konstruksi dan farmasi.

Pelaku pasar cenderung berhati-hati mengambil posisi beli menyusul, secara technical, posisi indeks yang memasuki area overbought sementara sentimen positif semakin minim. Sebaliknya sejumlah isu makro baik dari domestik maupun global cenderung meningkatkan resiko pasar seperti pelemahan nilai tukar rupiah dan persoalan pagu utang pemerintah AS yang mencapai batas atas. Dari pasar saham global, tadi malam indeks saham ditutup bervariasi dalam rentang konsolidasi. Indeks DJIA di Wall Street ditutup turun 23,66 poin di posisi 13511,23 setelah lima hari berturut-turut menguat. Indeks S&P ditutup flat di 1472,63. Sentimen pasar bervariasi dipicu sejumlah isu individual emiten dan makro ekonomi. Bank Dunia kemarin menurunkan prospek pertumbuhan global tahun ini dari sebelumnya 3% menjadi hanya 2,4%. Sedangkan perekonomian AS, meskipun tumbuh secara moderat Januari ini, namun isu pagu utang AS yang sudah melampaui batas bisa meningkatkan resiko pasar.

Pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan masih akan bergerak konsolidasi dan investor akan cenderung melakukan profit taking atas sejumlah saham sektoral yang harganya sudah relatif tinggi. IHSG diperkirakan akan bergerak dengan resisten di 4430 dan support di 4375.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IHSG : S1 4390 S2 4375 R1 4430 R2 4450

 

Saham Pilihan

BKSL 265-300 SoS, SL 260

ADHI 1950-2150 Buy, SL 1920

PTPP 860-940 TB, SL 830

WIKA 1690-1780 TB, SL 1600

BSDE 1270-1310 Buy, SL 1260

KAEF 870-930, SoS, SL 860

(ang/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads