Jakarta - Sebagian besar saham-saham Indonesia berakhir di zona negatif, seiring dengan tipisnya volume perdagangan di tengah banjir yang melanda berbagai area di Jakarta. Mengakhiri perdagangan Kamis (17/01), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup dengan penurunan 12.581 poin, atau 0.29%, di 4,398.383. Enam dari 9 sektor utama melemah, dengan sektor aneka industri jatuh 1.63%, sektor perdagangan dan jasa turun 0.83%, dan sektor produk konsumen kehilangan 0.61%. Sementara indeks LQ45 terpangkas 4.690 poin atau 0.62% di 752.298. Indeks-indeks bursa regional Asia rata-rata berakhir negatif pada perdagangan Kamis. Pasar masih mencari momentum positif di tengah kekhawatiran yang berkepanjangan mengenai krisis utang Eropa, anggaran pemerintah AS, dan perlambatan ekonomi global. Sebanyak 121 saham turun, 88 saham menguat, dan sisanya 260 saham stagnan pada perdagangan Kamis di Bursa Efek Indonesia, dimana 2.589 miliar lembar saham senilai Rp 3.08 triliun berpindah tangan di pasar reguler. Investor asing membukukan aksi beli bersih senilai Rp 299.71 miliar. Saham-saham yang mengkontribusi positif pada perdagangan Kamis antara lain Golden Energy Mines (GEMS) naik 250 poin atau 11.91% ke Rp 2,350, Multipolar (MLPL) menguat 20 poin atau 8.16% di Rp 265, ICTSI Jasa Prima (KARW) bertambah 50 poin atau 7.35% menjadi Rp 730, Danasupra Erapacific (DEFI) mencetak 70 poin atau 7.00% di Rp 1,070, dan Multi Prima Sejahtera (LPIN) memperoleh 450 poin atau 6.92% di Rp 6,950. Sementara saham-saham yang turun paling banyak di antaranya Bukit Uluwatu Villa (BUVA) jatuh 25 poin atau 5.88% ke Rp 400, Sarana Meditama Metropolitan (SAME) turun 30 poin atau 5.77% ke Rp 490, Tempo Intimedia (TMPO) kehilangan 9 poin atau 5.66% di Rp 150, Trimegah Securities (TRIM) terpangkas 6 poin atau 4.96% di Rp 115, dan Eratex Djaja (ERTX) melemah 15 poin atau 4.76% di Rp 300.
Saham-saham AS mengalami reli pada perdagangan Kamis (17/01), membawa indeks S&P 500 ke level tertinggi sejak akhir 2007, setelah data ketenagakerjaan dan pembangunan perumahan AS yang meningkat. Indeks S&P 500 naik 8.31 poin, atau 0.6%, ke 1,480.94. Setelah sempat naik tajam sebesar 122 poin, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup dengan kenaikan 84.79 poin, atau 0.6%, di 13,596.02. Sementara indeks Nasdaq Composite menguat 18.46 poin, atau 0.6%, menjadi 3,136. Data ekonomi mendukung kenaikan Wall Street pada perdagangan Kamis. Departemen perdagangan AS pada hari Kamis melaporkan data pembangunan rumah baru (housing starts) yang naik tajam 12.1% di bulan Desember yang baru lalu, yang merupakan kenaikan tertinggi sejak Juni 2008.
IHSG hari ini berpotensi menguat, didukung oleh sentimen positif pasar global dan regional. Indeks kami perkirakan akan bergerak dalam rentang harga 4,372 β 4,435 hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
Bullish Stocks:
INDF - Buy ( S2: 5,950 , S1: 6,000 , R1: 6,150 , R2: 6,250 )
ITMG - Buy ( S2: 41,550 , S1: 41,900 , R1: 42,600 , R2: 42,950 )
PGAS - Buy ( S2: 4,525 , S1: 4,575 , R1: 4,650 , R2: 4,675 )
SMGR - Buy ( S2: 15,450 , S1: 15,600 , R1: 15,800 , R2: 15,850 )
TRAM - Buy ( S2: 1,270 , S1: 1,280 , R1: 1,310 , R2: 1,330 )
Β
Bearish Stocks:
KLBF - Sell ( S2: 990 , S1: 990 , R1: 1,010 , R2: 1,030 )
KRAS - Sell ( S2: 640 , S1: 650 , R1: 660 , R2: 660 )
BUDI - Sell ( S2: 115 , S1: 115 , R1: 115 , R2: 115 )
INKP - Sell ( S2: 690 , S1: 710 , R1: 740 , R2: 750 )
MASA - Sell ( S2: 360 , S1: 360 , R1: 370 , R2: 380 )
(ang/ang)