Phillip Securities: Optimisme Ekonomi Global Membuat IHSG Berpeluang Menguat

Phillip Securities: Optimisme Ekonomi Global Membuat IHSG Berpeluang Menguat

Phillip Securities Indonesia - detikFinance
Senin, 21 Jan 2013 08:00 WIB
Phillip Securities: Optimisme Ekonomi Global Membuat IHSG Berpeluang Menguat
Jakarta - Perdagangan saham-saham Indonesia ditutup di zona positif pada hari Jumat (18/01), seiring dengan sentimen pasar global yang positif setelah dirilisnya data-data ekonomi AS dan China. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di 4,465.484, naik 67.101 poin, atau 1.53%. Seluruh sektor utama IHSG menguat, dipimpin oleh sektor aneka industri yang naik tajam 3.14%, diikuti oleh sektor industri dasar dan sektor finansial dengan kenaikan masing-masing 1.70% dan 1.68%. Kenaikan IHSG juga didukung oleh menguatnya saham-saham blue-chip pada hari Jumat, dengan indeks LQ45 memperoleh 14.621 poin, atau 1.94%, menjadi 766.919. Indeks-indeks bursa regional Asia bergerak positif pada perdagangan Jumat, setelah data-data ekonomi dari AS dan China yang mampu mengangkat harapan pasar terhadap perbaikan ekonomi global. Data Produk Domestik Bruto (PDB) China untuk kuartal ke-4 2012, yang dirilis oleh biro statistik negara tersebut pada hari Jumat (18/01) menunjukkan pertumbuhan ekonomi sebesar 7.9% dari kuartal yang sama tahun sebelumnya. Secara terpisah, data penjualan ritel (retail sales) yang dirilis oleh departemen perdagangan AS pada hari Kamis (17/01) menunjukkan kenaikan penjualan sektor ritel AS di bulan Desember sebesar 15.2%. Sebanyak 145 saham menguat, 91 saham turun, dan sisanya 233 saham stagnan pada perdagangan Jumat di Bursa Efek Indonesia, dimana 3.479 miliar lembar saham senilai Rp 4.257 triliun berpindah tangan di pasar reguler. Investor asing membukukan aksi beli bersih senilai Rp 566.11 miliar. Saham-saham yang termasuk jajaran top gainer Jumat antara lain Petrosea (PTRO) naik 240 poin atau 13.26% ke Rp 2,050, Arwana Citramulia (ARNA) menguat 180 poin atau 10.84% di Rp 1,840, Golden Retailindo (GOLD) bertambah 40 poin atau 10.53% menjadi Rp 420, Malindo Feedmill (MAIN) mencetak 200 poin atau 8.42% di Rp 2,575, dan Visi Media Asia (VIVA) memperoleh 40 poin atau 8.00% di Rp 540. Sementara saham-saham top loser di antaranya Pudjiadi & Sons (PNSE) jatuh 140 poin atau 20.00% ke Rp 560, Kokoh Inti Arebama (KOIN) turun 35 poin atau 11.67% ke Rp 265, Sorini Agro Asia Corporindo (SOBI) kehilangan 130 poin atau 10.83% di Rp 1,070, Voksel Electric (VOKS) terpangkas 100 poin atau 10.00% di Rp 900, dan Lamicitra Nusantara (LAMI) melemah 25 poin atau 9.43% di Rp 240.

Saham-saham AS menguat pada perdagangan Jumat (18/01), terangkat oleh laporan keuangan dari General Electric Co. (GE) yang lebih baik dari perkiraan, dan berita positif mengenai pagu utang AS. Index S&P 500 berakhir dengan kenaikan 5.04 poin, atau 0.3%, di 1,485.98, level penutupan harian tertinggi sejak akhir 2007. Indeks S&P 500 telah naik di atas level 1,475, yang merupakan resistance pada perdagangan pekan lalu dan sekarang menjadi level support indeks tersebut. Indeks Dow Jones Industrial Average berakhir dengan kenaikan 53.68 poin, atau 0.4%, menjadi 13,649.70. Namun indeks Nasdaq Composite terpangkas 1.30 poin, atau 0.04%, dan ditutup di 3,134.71. Saham General Electric Co. (GE) memimpin kenaikan indeks Dow Jones pada hari Jumat, setelah laba kuartal ke-4 perusahaan konglomerat tersebut dilaporkan melebihi perkiraan pasar. Berita positif dari Washington juga ikut memicu optimisme pasar pada perdagangan Jumat. Pemimpin mayoritas DPR AS, Eric Cantor, mengatakan bahwa DPR AS akan melakukan voting pekan ini untuk mengotorisasi kenaikan pagu utang AS, agar kongres memiliki lebih banyak waktu untuk meratifikasi anggaran pemerintah.

IHSG berpeluang melanjutkan penguatan hari ini, didukung oleh optimisme pasar terhadap ekonomi domestik dan ekonomi global. Indeks kami perkirakan akan diperdagangkan dengan support dan resistance masing-masing di 4,386 dan 4,505.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Bullish Stocks:

HMSP - Buy ( S2: 56,200 , S1: 57,650 , R1: 62,000 , R2: 64,900 )

KAEF - Buy ( S2: 870 , S1: 920 , R1: 990 , R2: 1,010 )

DVLA - Buy ( S2: 1,670 , S1: 1,690 , R1: 1,710 , R2: 1,710 )

CTRA - Buy ( S2: 800 , S1: 810 , R1: 830 , R2: 840 )

ISAT - Buy ( S2: 6,700 , S1: 6,750 , R1: 6,900 , R2: 7,000 )

Β 

Bearish Stocks:

RMBA - Sell ( S2: 590 , S1: 590 , R1: 600 , R2: 610 )

SCPI - Sell ( S2: 9,650 , S1: 19,350 , R1: 19,350 , R2: 9,650 )

MRAT - Sell ( S2: 495 , S1: 500 , R1: 510 , R2: 520 )

PNBN - Sell ( S2: 600 , S1: 610 , R1: 630 , R2: 640 )

ACES - Sell ( S2: 770 , S1: 780 , R1: 810 , R2: 830 )

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads