Pada perdagangan kemarin (16/01) bursa AS ditutup mixed. Indeks DJIA mengalami pelemahan sebesar 23,66 poin atau -0,17% ke level 13,511.23, indeks Nasdaq menguat sebesar 6,76 poin atau +0,22% ke level 3,117.54, indeks S&P menguat sebesar 0,29 poin atau +0,02% ke level 1,472.63. Pelemahan Wall Street terjadi ditengah rilisnya sejumlah data ekonomi AS seperti CPI (MoM) yang tetap di level 0,1%, sedangkan CPI (YoY) turun ke level 1,7% dan Industrial Production yang turun ke level 0,3% sesuai dengan prediksi pasar serta meningkatnya pendapatan dari dua bank besar . Pelemahan ini terjadi karena adanya pengaruh dari isu mengenai Debt Ceiling sebesar US$16.4 triliun tidak akan mencapai kesepakatan serta melemahnya saham Boeing karena kekuatiran tentang penumpang jet Dreamliner.
Pada hari ini IHSG kami perkirakan masih flat seiring dengan melemah Dow Jones serta investor yang menunggu rilisnya laporan keuangan emiten FY 2012 dan GDP China yang akan rilis pada besok. Secara teknikal, IHSG membentuk pola three white soilders dan berada di upper bolinger band. Indikator MACD bergerak naik dengan histogram positif yang memanjang, indikator stochastic berada di area overbought. Kami perkirakan IHSG bergerak pada kisaran support 4335-4430 resistance.
(ang/ang)











































