Minyak light sweet diperdagangkan di level US$95 per barel di New York setelah US House of Representatives mempertimbangkan untuk menaikkan debt ceiling sehingga US dapat membiayai pengeluarannya untuk tiga bulan kedepan.
IHSG Jumat lalu (18/01) ditutup naik 67,10 poin (+1,53%) ke 4.465,48 dengan asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp564,58 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. ASII, BBRI, BBNI, UNVR, dan BMRI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, kenaikan IHSG merupakan breakout resistance dari pattern broadening top sekaligus mencetak harga tertinggi sepanjang sejarah (highest high).
Pada perdagangan hari ini (21/01) IHSG diperkirakan besar kemungkinan akan kembali mengalami penguatan, hal ini terlihat dari bullish engulfing candlestick dan indikator MACD berada di daerah positif dan bergerak di kisaran 4.300-4.480 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. ASII, AUTO, dan PTRO.
(etr/ang)











































