Minyak light sweet diperdagangkan di level US$95 per barel di New York ditengah meningkatnya indeks ZEW Economic Sentiment melebihi ekpektasi ekonom dan analis.
IHSG kemarin (22/01) ditutup turun -23,43 poin (-0,53%) ke 4.416,55 dengan asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp237,3 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. JSMR, BBRI, BMRI, INTP, dan INDF.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, penurunan IHSG menghasilkan formasi candlestick three inside down yang merupakan bearish reversal pattern.
Pada perdagangan hari ini (23/01) IHSG diperkirakan masih akan mengalami penurunan meskipun dalam range yang lebih sempit, hal ini juga dikonfirmasi oleh Oscillator indikator RSI dan Stochastic yang menunjukkan sinyal bearish dan akan bergerak di kisaran 4.380-4.480 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. ASII, BMRI, dan INTP.
(etr/ang)











































