Jakarta - IHSG kemarin bergerak cukup fluktuatif untuk kemudian ditutup menguat cenderung flat berada di level 4.453,7 yang ditopang oleh aksi borong saham investor asing pada saham blue chip sektoral financial dan pertambangan dengan membukukan net buy senilai Rp 459 miliar. Tekanan jual melanda saham-saham lapis kedua yang sudah mengalami rally cukup signifikan. Saham-saham top gainers di antaranya Multi Bintang (MLBI) naik Rp 6.000 ke Rp 785.000, Lion Metal (LION) naik Rp 800 ke Rp 11.000, Unilever (UNVR) naik Rp 450 ke Rp 22.050, dan Bank Mayapada (MAYA) naik Rp 400 ke Rp 3.800; sedangkan saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kaegori top losers antara lain Asahimas (AMFG) turun Rp 350 ke Rp 8.150, Axiata (EXCL) turun Rp 300 ke Rp 5.000, Astra Internasional (ASII) turun Rp 250 ke Rp 7.350, Surya Toto (TOTO) turun Rp 150 ke Rp 6.600.
Bursa AS semalam ditutup terkoreksi akibat kinerja keuangan emiten yang mengecewakan seperti: United Parcel Service, Dow Chemical Co dan ConocoPhillpis. Indeks Dow Jones dan S&P 500 ditutup melemah masing-masing sebesar 0,4% dan 0,3% berada di level 13.860,6 dan 1.498,1. Sementara itu, bursa Eropa juga ditutup terkoreksi signifikan akibat mengecewakannya kinerja Royal Dutch Shell Plc yang jauh dibawah ekspektasi dan emiten AstraZeneca Plc yang memproyeksikan bawah labanya akan mengalami kontraksi di tahun ini. Indeks DJ Euro Stoxx dan FTSE 100 terkoreksi masing-masing sebesar 1,1% dan 0,7% untuk ditutup pada level 2.703 dan 6.276,9.
Untuk IHSG hari ini kami perkirakan bergerak sideways terbatas. Saham pilihan kami, antara lain: PTBA, BMRI, WIKA, KLBF, SMGR, JSMR dan PGAS.
(ang/ang)