Pada perdagangan akhir pekan lalu (01/02) bursa AS ditutup menguat tajam. Indeks DJIA menguat sebesar 149,21 poin atau +1,08% ke level 14,009.79, indeks Nasdaq menguat sebesar 36,97 poin atau +1,89% ke level 3,179.10, indeks S&P juga ikut menguat sebesar 15,06 poin atau +1,01% ke level 1,513.17. Dow Jones pada akhir pekan lalu menembus level tertingginya sejak oktober 2007. Investor merespon positif data-data ekonomi AS yang rilis seperti data ISM Manufacturing Index ke level 50,2 dari sebelumnya 50,2 ditengah turunnya data Nonfarm Payrolls ke level 157.000 pada bulan Januari dengan tingkat pengangguran yang naik tipis menjadi 7,9%. Sementara itu, investor juga berharap adanya kelanjutan program pelonggaran quantitative easing dan The Fed yang mengalokasikan anggaran US$85 miliar untuk melakukan pembelian obligasi pemerintah sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.
Pada perdagangan awal pekan ini IHSG kami perkirakan IHSG akan melanjutkan penguatan seiring indeks utama Asia Yang dibuka pagi ini rata-rata mengalami penguatan. Akan tetapi perlu di perhatikan pasca penembusan rekor terbarunya IHSG biasanya akan ada aksi profit taking. Secara teknikal, IHSG membentuk pola white hammer dengan berada di upper bolingger. Indikator MACD mulai bergerak naik dengan histogram positif yang memanjang dan stochastic yang berada di area overbought. Kami perkirakan IHSG bergerak pada kisaran support 4411-4535 resistance.
(ang/ang)











































