Minyak light sweet diperdagangkan di level US$96 per barel di New York setelah Draghi menyatakan penguatan kurs euro akan menghambat pemulihan perekonomian.
IHSG Kamis (7/2) ditutup naik 4,17 poin (+0,09%) ke 4.503,15 dengan asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp 410,37 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. BBNI, INDF, ASII, BBRI, dan JSMR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal kenaikan IHSG kemarin merupakan testing resistance yang juga merupakan level all time high.
Pada perdagangan hari ini (8/2) IHSG diperkirakan masih akan mengalami penguatan untuk menguji level 4,520. Dimana hal ini dikonfirmasi oleh indikator Stochastic yang menghasilkan sinyal golden cross dan OBV (On Balance Volume) yang juga menghasilkan sinyal bullish dan akan bergerak di kisaran 4.380-4.550 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. PTPP, SMRA, dan TOTL.
(etr/ang)











































