Jakarta - IHSG ditutup dengan kenaikan tipis pada perdagangan Kamis (07/02), dimana sebagian besar indeks-indeks saham regional Asia mengalami penuruan setelah adanya kekuatiran atas melemahnya permintaan Eropa terhadap barang-barang yang diproduksi di Asia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir dengan kenaikan 4.172 poin atau 0.09% menjadi 4,503.148. Empat dari 9 sektor utama IHSG ditutup di zona positif, antara lain sektor aneka industri naik 1.23%, sektor keuangan meningkat 0.50%, dan sektor industry produk konsumen membaik 0.79%. Beberapa saham-saham blue-chip juga ditutup positif, dengan indeks LQ45 menguat 0.545 poin, atau 0.07%, menjadi 770.394, dan 11 dari 45 komponennya naik. Rata-rata indeks saham regional Asia mengalami penurunan pada hari Kamis setelah timbulnya sentimen negatif terhadap ekonomi Eropa yang akan berdampak pada kinerja keuangan perusahaan-perusahaan Asia. Sebanyak 128 saham naik, 112 saham turun, dan sisanya 112 saham stagnan pada perdagangan Kamis di Bursa Efek Indonesia, dimana 4.22 miliar lembar saham senilai Rp 4.10 triliun berpindah tangan di pasar reguler. Investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih senilai Rp 2,070.92 miliar. Saham-saham yang termasuk jajaran top gainer Kamis antara lain ATPK Resources (ATPK) naik 27 poin atau 22.31% ke Rp 148, Lionmesh Prima (LMSH) menguat 2,000 poin atau 20.00% di Rp 12,000, Apac Citra Centertex (MYTX) bertambah 40 poin atau 17.39% menjadi Rp 270, Keramika Indonesia Assosiasi (KIAS) mencetak 20 poin atau 11.40% di Rp 215, dan Bank ICB Bumiputera (BABP) memperoleh 25 poin atau 10.96% di Rp 162. Sementara saham-saham yang mengalami penurunan terbanyak di antaranya Centrin Online (CENT) jatuh 75 poin atau 24.19% ke Rp 235, Unggul Indah Cahaya (HDTX) turun 250 poin atau 12.50% ke Rp 1,750, Bumi Citra Permai (BCIP) kehilangan 25 poin atau 10.20% di Rp 220, Trimegah Securities (TRIM) terpangkas 8 poin atau 6.90% di Rp 108, dan Tifa Finance (TIFA) melemah 20 poin atau 6.78% di Rp 275.
Saham-saham AS turun pada perdagangan Kamis (07/02), dipicu oleh aksi profit taking terhadap saham-saham siklikal, yang menimbulkan koreksi pada indeks-indeks saham AS. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 42.47 poin, atau 0.3%, ke 13,944.05. Indeks S&P 500 terpangkas 2.73 poin, atau 0.2%, menjadi 1,509.39, setelah sempat menyentuh level terendah di 1,498.49, dengan sektor material dan energi turun paling banyak di antara 10 kelompok industri S&P 500. Sementara indeks Nasdaq Composite turun 3.34 poin, atau 0.1%, ke 3,165.13. Dari berita ekonomi, Departemen Ketenagakerjaan AS melaporkan jumlah klaim pengangguran pekan lalu turun sebesar 5,000 klaim, menjadi 366,000 klaim.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemungkinan akan melemah hari ini, setelah penutupan yang negatif pada indeks-indeks saham AS yang dapat memicu momentum negatif di bursa-bursa Asia hari ini. Indeks kami perkirakan akan diperdagangkan dengan support dan resistance masing-masing di 4,471.66 dan 4,521.78.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bullish Stocks:
MAIN- Buy (S2: 2,325, S1: 2,350, R1: 2,425, R2: 2,475)
ADES- Buy (S2: 2,100, S1: 2,200, R1: 2,350, R2: 2,400)
ULTJ- Buy (S2: 1,640, S1: 1,660, R1: 1,700, R2: 1,720)
HMSP- Buy (S2: 63,750, S1: 64,250, R1: 64,950, R2: 65,150)
KAEF- Buy (S2: 970, S1: 1,000, R1: 1,050, R2: 1,070)
Β
Bearish Stocks:
LSIP- Sell (S2: 2,200, S1: 2,200, R1: 2,250, R2: 2,300)
PTBA- Sell (S2: 15,150, S1: 15,250, R1: 15,500, R2: 15,650)
GEMS- Sell (S2: 690, S1: 1,380, R1: 1,380, R2: 690)
UNTR- Sell (S2: 18,800, S1: 18,900, R1: 19,050, R2: 19,100)
SGRO- Sell (S2: 2,350, S1: 2,375, R1: 2,475, R2: 2,550)
(ang/ang)