Pada perdagangan semalam (07/02) bursa AS ditutup melemah. Indeks DJIA melemah sebesar 42,47 poin atau -0,30% ke level 13,944.05, indeks Nasdaq terkoreksi sebesar 3,35 poin atau -0,11% ke level 3,165.13, indeks S&P juga ikut melemah sebesar 2,73 poin atau -0,18% ke level 1,509.39. Di tengah turunnya data Klaim Tunjangan Pengangguran Mingguan sebesar 5,000 menjadi sebesar 366,00 yang tidak sesuai dengan ekpektasi pasar serta Tingkat Produktivitas Pekerja turun 2% dari sebelumnya 3,2% dan sentimen negatif dari Eropa yaitu pernyataan Presiden ECB Mario Draghi menilai risiko atas outlook perbankan Zona Euro akan cenderung turun menjadi katalis pelemahan Dow Jones. Selain itu, data yang rilis adalah data Kredit Konsumen bulan Desember tumbuh US$14.59 miliar dan ECB yang mempertahankan tingkat suku bunga acuan di level 0,75%.
Pada akhir pekan ini IHSG kami perkirakan akan bergerak terbatas dengan cenderung flat. Pasar akan merespons rilisnya data-data ekonomi dari China seperti data PPI yang angkanya diekspektasikan membaik jadi -1,6% sebelumnya -1,9%, CPI (YoY) diekspektasikan turun jadi 2% dari sebelumnya 2,5% tetapi CPI (MoM) di prediksi naik menjadi 0,9%. Secara teknikal, IHSG membentuk pola three white soilders dengan berada di upper bolingger bands. Indikator MACD bergerak naik dengan histogram negatif dan stochastic berada di area overbought. Kami perkirakan IHSG bergerak pada kisaran support 4452-4545 resistance.
(ang/ang)











































