Jakarta - Sebagian besar saham-saham Indonesia berakhir di zona negatif pada perdagangan Jumat (08/02), di tengah menguatnya indeks-indeks bursa regional Asia, yang dipicu oleh data-data ekonomi China yang membaik. IHSG di tutup 4,491.267, turun 11.881 poin atau 0.26%. Tujuh dari 9 sektor utama melemah, antara lain sektor produk konsumen jatuh 0.93%, sektor pertambangan kehilangan 0.76%, dan sektor finansial terpangkas 0.53%. Sementara indeks LQ45 â yang mencatat pergerakan saham-saham blue-chip Indonesia â berakhir di 768.845, turun 1.549 poin atau 0.20% dari penutupan hari sebelumnya. Dari regional Asia, perdagangan saham rata-rata mengalami kenaikan pada hari Jumat (08/02), setelah laporan data ekonomi China yang positif. Ekspor China di bulan Januari melonjak 25%, dan impor naik 28.8% dari periode yang sama tahun lalu, sehingga China membukukan surplus neraca dagang sebesar USD 29.2 miliar. Data yang positif tersebut memicu sentimen positif di pasar Asia. Sebanyak 88 saham naik, 151 saham turun, dan sisanya 231 saham stagnan pada perdagangan Jumat di Bursa Efek Indonesia, dimana 3.568 miliar lembar saham senilai Rp 3.964 triliun berpindah tangan di pasar reguler. Investor asing membukukan aksi jual bersih senilai Rp 935.9 miliar. Saham-saham yang termasuk jajaran top gainer Jumat antara lain Eratex Djaja (ERTX) naik 55 poin atau 18.97% ke Rp 345, ATPK Resources (ATPK) menguat 23 poin atau 15.54% di Rp 171, Evergreen Invesco (GREN) bertambah 7 poin atau 14.00% menjadi Rp 57, AGIS (TMPI) mencetak 50 poin atau 12.82% di Rp 440, dan Steady Safe (SAFE) memperoleh 8 poin atau 8.99% di Rp 97. Sementara saham-saham yang termasuk top loser di antaranya Centrin Online (CENT) jatuh 35 poin atau 14.89% ke Rp 200, Pudjiadi & Sons (PNSE) turun 100 poin atau 14.29% ke Rp 600, Apac Citra Centertex (MYTX) kehilangan 30 poin atau 11.11% di Rp 240, Radiant Utama Interinsco (RUIS) terpangkas 20 poin atau 7.02% di Rp 265, dan Bank ICB Bumiputera (BABP) melemah 10 poin atau 6.17% di Rp 152.
Sebagian besar saham-saham AS menguat pada perdagangan Jumat (08/02), setelah data neraca dagang AS yang lebih baik dari sebelumnya. Indeks Dow Jones Industrial Average berakhir dengan kenaikan 48.92 poin, atau 0.4%, di 13,992.97, setelah sempat mencapai level tertinggi di 14,022.62. Indeks S&P 500 bertambah 8.54 poin, atau 0.6%, menjadi 1,517.93, dengan sektor telekomunikasi dan sektor produk konsumen memimpin kenaikan di antara 10 kelompok industri S&P 500. Indeks Nasdaq Composite ditutup mendekati level tertinggi harian, naik 28.74 poin, atau 0.9%, di 3,193.87. Defisit neraca dagang AS turun hampir 21% di bulan Desember 2012, menjadi USD 38.5 miliar, seiring dengan kenaikan ekspor dan turunnya impor. Sementara di China, pemerintah China melaporkan ekspor dan impor yang naik lebih banyak dari perkiraan.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat terbatas hari ini, setelah penutupan yang positif pada indeks-indeks bursa AS pada hari Jumat lalu, yang dapat memberikan momentum positif pada indeks-indeks regional Asia hari ini. IHSG kami perkirakan akan diperdagangkan dengan support dan resistance masing-masing di 4,462.04 dan 4,542.88.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Â
Bullish Stocks:
ISAT - Buy ( S2: 6,700 , S1: 6,800 , R1: 7,050 , R2: 7,200 )
BBTN - Buy ( S2: 1,550 , S1: 1,560 , R1: 1,590 , R2: 1,610 )
DLTA - Buy ( S2: 89,150 , S1: 178,350 , R1: 178,350 , R2: 89,150 )
MLBI - Buy ( S2: 290,000 , S1: 580,000 , R1: 580,000 , R2: 290,000 )
TCID - Buy ( S2: 11,600 , S1: 11,600 , R1: 11,600 , R2: 11,600 )
Â
Bearish Stocks:
GJTL - Sell ( S2: 2,075 , S1: 2,125 , R1: 2,200 , R2: 2,225 )
IMAS - Sell ( S2: 5,250 , S1: 5,300 , R1: 5,400 , R2: 5,450 )
MASA - Sell ( S2: 360 , S1: 365 , R1: 375 , R2: 380 )
PBRX - Sell ( S2: 390 , S1: 390 , R1: 395 , R2: 400 )
SCPI - Sell ( S2: 9,650 , S1: 19,350 , R1: 19,350 , R2: 9,650 )
(ang/ang)