Minyak light sweet diperdagangkan di level US$97 per barel di New York setelah komentar Jens Weidmann (ECB) bahwa mata uang Euro dinilai tidak overvalued.
IHSG kemarin (11/2) ditutup naik 11,98 poin (+0,27%) ke 4.503,25 dengan asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp247,6 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. UNTR, BBRI, BBNI, INDF, dan SMGR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal kenaikan IHSG merupakan bagian dari konsolidasi yang terjadi setelah terbentuknya bearish engulfing candlestick pattern pada penutupan perdagangan jumat kemarin.Β
Pada perdagangan hari ini (12/2) IHSG diperkirakan akan mengalami penurunan dimana hal ini juga didukung oleh indikator MACD yang semakin melandai dan berpeluang membentuk dead cross dan akan bergerak di kisaran 4.460-4.550 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. EXCL, HEXA, dan UNTR.
(etr/ang)











































