Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir dengan kenaikan moderat pada perdagangan Senin (11/02), di tengah ditutupnya sebagian besar bursa-bursa regional Asia dalam rangka perayaan tahun baru Imlek. IHSG ditutup di 4,503.247, naik 11.980 poin, atau 0.27%. Kenaikan IHSG didukung oleh menguatnya lima dari 9 sektor utama, dipimpin oleh sektor perdagangan dan jasa yang naik tajam 1.12%, diikuti oleh sektor infrastruktur dengan kenaikan 0.52%, dan sektor industri dasar menguat 0.38%. Indeks LQ45 β yang mencatat pergerakan saham-saham blue-chip, berakhir di 771.325, naik 2.480 poin atau 0.32%. Sebagian besar bursa-bursa saham regional Asia tidak dibuka pada hari Senin (11/02), dalam rangka perayaan tahun baru Imlek. Pada hari Jumat (08/02) yang baru lalu, indeks-indeks saham AS rata-rata berakhir positif. Dengan kurangnya data-data ekonomi penggerak pasar pekan ini, fokus para pelaku pasar global maupun regional akan tertuju pada faktor-faktor politik, terutama pidato Presiden AS Barack Obama pada State of the Union hari Selasa (12/02) ini. Selain itu, pertemuan para menteri keuangan yang tergabung dalam kelompok G-20 pada akhir pekan ini juga akan menjadi perhatian pasar. Sebanyak 107 saham menguat, berimbang dengan 107 saham yang turun, dan sisanya 256 saham stagnan pada perdagangan Senin (11/02), dimana 2.829 miliar lembar saham senilai Rp 2.326 triliun diperdagangkan di pasar reguler. Investor asing membukukan aksi beli bersih dengan nilai total Rp 157.34 miliar. Saham-saham yang membukukan performa terbaik pada perdagangan Senin antara lain Prima Alloy Steel Universal (PRAS) naik 65 poin atau 23.64% ke Rp 340, Titan Kimia Nusantara (FPNI) menguat 26 poin atau 21.85% di Rp 145, ATPK Resources (ATPK) bertambah 34 poin atau 19.88% menjadi Rp 205, Centrin Online (CENT) mencetak 30 poin atau 15.00% di Rp 230, dan Ancora Indonesia Resources (OKAS) memperoleh 19 poin atau 12.58% di Rp 170. Sementara saham-saham yang mengalami penurunan terbanyak di antaranya Sunson Textile Manufacture (SSTM) jatuh 29 poin atau 22.31% ke Rp 101, Steady Safe (SAFE) turun 11 poin atau 11.34% ke Rp 86, Multi Prima Sejahtera (LPIN) kehilangan 500 poin atau 8.48% di Rp 5,400, Trimegah Securities (TRIM) terpangkas 8 poin atau 6.84% di Rp 109, dan Citatah (CTTH) melemah 4 poin atau 6.78% di Rp 55.
Saham-saham AS melemah tipis pada perdagangan Senin (11/08), dengan volume perdagangan yang paling kecil sejak awal tahun ini. Indeks Dow Jones Industrial Average berakhir turun 21.73 poin, atau 0.2%, di 13,971.24, dengan 16 dari 30 komponennya ditutup di zona negatif. Saham Home Depot Inc. (HD) dan UnitedHealth Group Inc. (UNH) mengalami penurunan terbanyak, yaitu sekitar 1%. Sementara saham Microsoft Corp. (MSFT) dan Pfizer Inc. (PFE) naik sekitar 1%. Indeks S&P 500 terpangkas 0.92 poin, atau kurang dari 0.1%, dan ditutup di 1,517.01, dengan 7 dari 10 kelompok industri S&P 500 berakhir negatif. Saham-saham sektor energi mengalami penurunan terbanyak, di tengah naiknya harga minyak mentah pada hari Senin. Sementara indeks Nasdaq Composite kehilangan 1.87 poin, atau 0.1%, di 3,192.00.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dapat menguat terbatas hari ini, seiring dengan menguatnya beberapa indeks regional Asia. IHSG kami perkirakan akan diperdagangkan dengan support dan resistance masing-masing di 4,486 dan 4,523.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bullish Stocks:
ASRI - Buy ( S2: 780 , S1: 800 , R1: 830 , R2: 840 )
BBCA - Buy ( S2: 9,900 , S1: 10,000 , R1: 10,200 , R2: 10,300 )
BBRI - Buy ( S2: 8,050 , S1: 8,100 , R1: 8,200 , R2: 8,250 )
BJBR - Buy ( S2: 1,190 , S1: 1,190 , R1: 1,210 , R2: 1,230 )
BMRI - Buy ( S2: 8,700 , S1: 8,700 , R1: 8,800 , R2: 8,900 )
Bearish Stocks:
SGRO - Sell ( S2: 2,275 , S1: 2,300 , R1: 2,375 , R2: 2,425 )
SIMP - Sell ( S2: 1,120 , S1: 1,130 , R1: 1,150 , R2: 1,160 )
BYAN - Sell ( S2: 3,000 , S1: 6,000 , R1: 6,000 , R2: 3,000 )
KRAS - Sell ( S2: 640 , S1: 650 , R1: 660 , R2: 660 )
BUDI - Sell ( S2: 115 , S1: 115 , R1: 120 , R2: 120 )
(ang/ang)