First Asia Capital: Arus Dana Asing Masih Mengalir Masuk

First Asia Capital: Arus Dana Asing Masih Mengalir Masuk

- detikFinance
Rabu, 13 Feb 2013 08:37 WIB
First Asia Capital: Arus Dana Asing Masih Mengalir Masuk
Jakarta - IHSG kemarin kembali menguat ke level tertinggi baru di 4548,243 atau naik 44,996 poin (1%). Penguatan indeks komposit terutama ditopang aksi beli asing yang kemarin mencatatkan nilai pembelian bersih hingga Rp.516,8 miliar. Saham perbankan, infrastruktur, properti, dan industri semen menjadi penopang penguatan indeks. Kemarin Bank Indonesia (BI) kembali menahan tingkat bunga acuannya di 5,75%. Kebijakan BI ini memberikan ruang bagi sektor industri untuk bertumbuh dengan topangan biaya dana yang relatif murah meskipun dibayangi kenaikan inflasi akibat sejumlah kebijakan.

Merespon hal tersebut pasar kembali memburu saham perbankan, properti, semen dan infrastruktur. Sementara pasar saham global tadi malam masih bergerak di teritori positif. Indeks saham utama seperti DJIA dan S&P di Wall Street kembali menguat masing-masing 0,34% dan 0,16%. Pelaku pasar di Wall Street tengah menunggu pidato kenegaraan tahunan Obama yang diharapkan bisa memberikan arah kebijakan ekonomi Obama untuk periode keduanya. Kenaikan Dow tadi malam terutama ditopang hasil kuartal IV 2012 emiten Avon dan Michael Kors yang diatas estimasi pasar. Ini menunjukkan konsumsi masyarakat AS, kontribusi 70% terhadap PDB, tumbuh lebih bagus.

Melanjutkan perdagangan hari ini, aksi beli diperkirakan masih akan berpeluang terjadi terutama ditopang derasnya arus dana asing yang masuk ke pasar. Namun sejumlah saham sektoral seperti perbankan unggulan harganya relatif sudah tinggi sehingga rawan aksi ambil untung temporer. IHSG diperkirakan akan bergerak mixed, dengan resisten level di 4560 dan 4590. Sedangkan support level ada di 4500 dan 4475.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IHSG : S1 4520 S2 4475 R1 4560 R2 4590



Saham Pilihan

INCO 2800-2950 BoW, SL 2750

ANTM 1370-1410 BoW, SL 1350

PTBA 15600-16000 Buy, SL 15300

ASII 7650-7900 TB, SL 7550

SSIA 1350-1430 TB, SL 1340


(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads