Minyak light sweet diperdagangkan di level US$97 per barel di New York setelah EIA menyatakan output minyak US mencapai level tertinggi dalam 20 tahun terakhir.
IHSG kemarin (13/2) ditutup naik 23,33 poin (+0,51%) ke 4.571,57 dengan asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp464,18 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. BBRI, ASII, UNVR, BBNI, dan AKRA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal kenaikan IHSG menciptakan all time high yang baru pada level 4.586 dan merupakan hasil optimisme pasar setelah IHSG menghasilkan sinyal long white body candlestick.Β
Pada perdagangan hari ini (14/2) IHSG diperkirakan masih akan menguat dimana hal ini terlihat dari indikator MACD yang menghasilkan sinyal bullish dan dikonfirmasi juga oleh indikator 5 dan 20 day period moving average dan akan bergerak di kisaran 4.480-4.650 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. HRUM, INTP, dan WIKA.
(etr/ang)











































