Jakarta - Sebagian besar saham-saham Indonesia ditutup di zona positif pada perdagangan Rabu (13/02), seiring dengan menguatnya indeks-indeks saham Asia yang terjadi menyusul penutupan yang positif di bursa-bursa AS pada hari sebelumnya. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir dengan kenaikan 23.325 poin, atau 0.51%, di 4,571.568. Hampir seluruh sektor utama dalam IHSG ditutup positif, kecuali sektor infrastruktur yang terpangkas 0.44%. Sektor konstruksi, properti dan real estat memimpin dengan kenaikan 1.28%, sektor produk konsumen dengan 1.24%, dan sektor industri dasar mencetak 0.83%. Indeks LQ45 juga menguat, dengan bertambah 4.386 poin, atau 0.56%, di 784.914, dan 27 dari 45 komponennya berakhir positif. Rata-rata indeks regional Asia menguat pada perdagangan Rabu (13/02), ditengah masih ditutupnya sebagian bursa-bursa saham, antara lain Hong Kong, Taiwan, dan China, dalam rangka perayaan tahun baru Imlek. Menguatnya indeks-indeks saham Asia pada hari Rabu dipicu oleh hasil laporan laba perusahaan-perusahaan publik yang positif. Selain itu, sentimen positif juga datang dari kenaikan indeks Dow Jones Industrial Average di AS pada hari Selasa (12/02), ke level tertinggi dalam lima tahun terakhir, yaitu di 14,019. Sebanyak 136 saham naik, 95 saham turun, dan sisanya 239 saham stagnan pada perdagangan Rabu di Bursa Efek Indonesia, dimana 5.15 miliar lembar saham senilai Rp 4.42 triliun berpindah tangan di pasar reguler. Sementara investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih senilai Rp 470.08 miliar. Saham-saham top gainer Rabu antara lain Bumi Teknokultura Unggul (BTEK) naik 240 poin atau 24.24% ke Rp 1,230, Sunson Textile Manufacture (SSTM) menguat 24 poin atau 23.76% di Rp 125, Star Pacific (LPLI) bertambah 65 poin atau 17.81% menjadi Rp 430, Hanson International (MYRX) mencetak 6 poin atau 11.54% di Rp 58, dan Indo Straits (PTIS) memperoleh 100 poin atau 11.11% di Rp 1,000. Sementara saham-saham top loser di antaranya Nusantara Infrastructure (META) jatuh 15 poin atau 6.98% ke Rp 200, Prima Alloy Steel Universal (PRAS) turun 20 poin atau 6.15% ke Rp 305, Tigaraksa Satria (TGKA) kehilangan 100 poin atau 5.71% di Rp 1,650, Radiant Utama Interinsco (RUIS) terpangkas 15 poin atau 5.66% di Rp 250, dan Visi Media Asia (VIVA) melemah 30 poin atau 5.46% di Rp 520.
Perdagangan saham-saham AS ditutup dengan kenaikan tipis pada hari Rabu (13/02), namun dengan saham-saham blue-chip AS justru turun, dipicu oleh momentum positif yang bercampur dengan kehati-hatian pasar terhadap potensi terjadinya koreksi. Indeks Dow Jones Industrial Average kehilangan 35.79 poin, atau 0.3%, di 13,982.81, di bawah level 14,018.70 yang merupakan level penutupan tertinggi dalam 5 tahun terakhir yang terjadi pada hari Selasa (12/02) kemarin. Indeks S&P 500 ditutup di 1,520.33, naik hanya 0.90 poin, atau kurang dari 0.1%, setelah sempat berfluktuasi antara zona positif dan negatif selama sesi perdagangan Rabu. Sektor finansial dan sektor telekomunikasi mengalami penurunan terbanyak, sementara sektor perindustrian dan bahan dasar memimpin kenaikan di antara 10 kelompok industri S&P 500. Indeks Nasdaq Composite bertambah 10.38 poin, atau 0.3%, di 3,196.88, setelah sempat menyentuh level tertinggi harian di 3,205.52. Data penjualan ritel (retail sales) di AS yang dirilis pada hari Rabu (13/02) mengindikasikan melemahnya tingkat konsumsi masyarakat AS. Untuk bulan Januari, penjualan ritel di AS tercatat turun 0.1%, akibat kenaikan pajak di awal tahun ini yang diperkirakan telah mulai berdampak pada konsumen AS.
Kenaikan saham-saham Indonesia kemungkinan akan mengalami jeda hari ini, setelah reli dua hari berturut-turut yang terjadi pada hari Selasa dan Rabu kemarin. Penutupan yang mixed pada indeks-indeks bursa saham AS juga hanya akan memberikan sedikit momentum pada bursa-bursa regional Asia hari ini. IHSG kami perkirakan akan diperdagangkan dalam kisaran 4,534 β 4,590 hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bullish Stocks:
KAEF - Buy (S2: 990 , S1: 1,000 , R1: 1,020 , R2: 1,030 )
DVLA - Buy ( S2: 1,740 , S1: 1,750 , R1: 1,790 , R2: 1,820 )
APLN - Buy ( S2: 380 , S1: 385 , R1: 400 , R2: 410 )
CTRS - Buy ( S2: 2,575 , S1: 2,600 , R1: 2,650 , R2: 2,675 )
CTRA - Buy ( S2: 890 , S1: 910 , R1: 940 , R2: 950 )
ISAT - Buy ( S2: 6,750 , S1: 6,800 , R1: 6,950 , R2: 7,050 )
Bearish Stocks:
BUDI - Sell ( S2: 115 , S1: 115 , R1: 115 , R2: 120 )
IPOL - Sell ( S2: 105 , S1: 110 , R1: 110 , R2: 110 )
TKIM - Sell ( S2: 2,050 , S1: 2,050 , R1: 2,050 , R2: 2,050 )
GJTL - Sell ( S2: 2,025 , S1: 2,050 , R1: 2,125 , R2: 2,175 )
MASA - Sell ( S2: 365 , S1: 365 , R1: 365 , R2: 365 )
(ang/ang)