Pada perdagangan semalam (13/02) bursa AS ditutup mixed. Indeks DJIA melemah sebesar 35,79 poin atau -0,26% ke level 13,982.91, indeks Nasdaq menguat sebesar 10,39 poin atau +0,33% ke level 3,196.88, indeks S&P ikut menguat sebesar 0,90 poin atau +0,06% ke level 1,520.33. Rilisnya beberapa data seperti Penjualan Retail AS bulan Januari hanya naik 0,1% menjadi sebesar US$416.6 miliar akibat kenaikan pajak dan harga BBM, untuk impor naik 0,6% dan ekspor naik 0,3% serta data Business Inventories bulan Desember naik 1% yang di bawah ekspektasi menyebabkan Dow Jones terkena aksi minor profit taking pasca kenaikan pada perdagangan sebelumnya.
Pada hari ini IHSG kami perkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. IHSG akan diwarnai aksi profit taking serta rilisnya beberapa data ekonomi regional yang di bawah ekpektasi pasar seperti GDP Jepang menjadi -0,1 %. Secara teknikal, IHSG membentuk pola Two White Soilders dengan berada melewati upper bolingger bands. Indikator MACD bergerak naik dengan histogram positif yang memanjang, indikator stochastic masih berada di area overbought. Kami perkirakan IHSG bergerak pada kisaran support 4510-4595 resistance.
(ang/ang)











































